Optimistis AS-China Teken Kesepakatan, Bursa Saham Asia Hijau

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
10 May 2019 17:15
Optimistis AS-China Teken Kesepakatan, Bursa Saham Asia Hijau
Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas bursa saham utama kawasan Asia menutup perdagangan terakhir di pekan ini di zona hijau: indeks Shanghai naik 3,1%, indeks Hang Seng naik 0,84%, indeks Straits Times naik 0,12%, dan indeks Kospi naik 0,29%.

Aura positif yang menyelimuti gelaran dialog dagang AS-China yang sudah dimulai sejak kemarin di Washington dan akan berakhir pada hari ini waktu setempat berhasil memantik aksi beli di bursa saham kawasan Asia. Pasca mendarat di Washington, Wakil Perdana Menteri China Liu He mengungkapkan bahwa ada harapan kedua negara bisa menyegel kesepakatan dagang.

"Kami datang ke sini di bawah tekanan yang menunjukkan ketulusan hati China dan ingin dengan tulus, percaya diri, dan rasional untuk menyelesaikan beberapa perbedaan yang dihadapi China dan AS. Saya rasa ada harapan," papar Liu He, dikutip dari Reuters.


Sebelumnya, Trump mengaku telah menerima surat dari Presiden China Xi Jinping. Salah satu isi surat tersebut adalah "mari bekerja bersama dan kita lihat apa yang bisa kita capai," ujar Trump menirukan.

Trump pun ikut optimistis bahwa kesepakatan dagang bisa disegel.

"Adalah mungkin untuk melakukannya (menyegel kesepakatan dagang), mereka semua (delegasi China) ada di sini. Wakil Perdana Menteri (Liu He) yang merupakan salah satu orang yang paling dihormati dan salah satu pejabat tertinggi di China akan datang," papar Trump pada hari Kamis (9/5/2019) waktu setempat, dikutip dari CNBC International.

Dengan kedua belah pihak yang sama-sama optimistis tersebut, pelaku pasar menaruh harapan yang besar bahwa kedua negara pada akhirnya akan bisa menyegel kesepakatan dagang.

Selain itu, rilis data ekonomi yang relatif menggembirakan ikut memantik aksi beli di bursa saham regional. Pada hari ini, penjualan barang-barang ritel di Singapura diumumkan hanya jatuh sebesar 1% secara tahunan pada bulan Maret, lebih baik dibandingkan koreksi pada bulan Februari yang mencapai 10%.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading