Dear BI, Pengusaha Ingin Suku Bunga Acuan Turun 50 Bps

Market - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
03 May 2019 15:35
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menginginkan agar Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan. Pasalnya, ia melihat saat ini confidence investor terhadap Indonesia sedang positif.

Hal ini tak terlepas dari pelaksanaan pemilihan umum 2019 kemarin yang aman dan lancar, meskipun hasilnya baru diumumkan KPU pada 22 Mei mendatang.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil rapat dewan gubernur (RDG) beberapa waktu lalu, BI memutuskan tetap mempertahankan BI7DRR, yang berarti; suku bunga acuannya bertahan di level 6% sejak November tahun lalu.


"BI7DRR sekarang 6% ini kami melihat Insyaallah 22 Mei kondisi akan positif dan BI bisa mengambil kesempatan pertama untuk mengoreksi itu. Untuk RDG berikutnya tolong dikaji lagi untuk bisa turun dan ini akan positif," ujarnya dalam diskusi peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) di Gedung BI Thamrin, Jumat (3/5/2019).

Tak tanggung-tanggung, Hariyadi ingin agar penurunan suku bunga acuan bisa mencapai 50 basis poin (bps) menjadi 5,5%. Namun ia menekankan, penurunan suku bunga acuan ini bisa dilakukan secara bertahap.

"Kita sih inginnya turun semaksimal mungkin, bertahap, 50 bps akan bagus. Misalnya jadi 5,5%," katanya.

Haryadi berharap, penurunan suku bunga acuan BI, juga bisa mendorong bunga pinjaman perbankan semakin rendah. Dengan demikian, pengusaha bisa mencari pendanaan dan menjalankan usaha dengan tenang.

Hal ini karena perbankan masih menjadi tujuan utama pembiayaan para investor, ketimbang pasar modal. Tapi sayang, bunga pinjaman perbankan relatif tinggi saat ini, mencapai sekitar 10%.

"Kita berharap suku bunga bisa turun agar risk kita juga lebih rendah dan bisa lancar bisnis. Karena sekarang momentumnya sudah tepat, pengusaha sudah confidence lagi," pungkasnya.






(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading