#Believe! Habis Dihajar Barcelona, Saham MU Malah Naik 1%!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
17 April 2019 11:28
Logo Manchester United (REUTERS/David Klein)
Jakarta, CNBC Indonesia - Dini hari tadi, digelar dua pertandingan perempat final Liga Champions Eropa. Salah satunya adalah partai Barcelona (Spanyol) melawan Manchester United (Inggris). 

Kalah 0-1 di leg I, pasukan Setan Merah bertekad membalas di pertandingan yang dihelat di markas Barcelona, Stadion Camp Nou. Namun yang ada malah United terperosok semakin jauh. 

Brace dari Dewa Sepakbola Lionel Andres Messi plus satu gol Penyihir Mungil Philippe Coutinho membawa Barcelona menang meyakinkan 3-0. Ini membuat Barcelona lolos ke semifinal dengan agregat 4-0, menunggu pemenang antara FC Porto (Portugal) dan Liverpool (Inggris). 


Well, harus diakui bahwa United kalah segalanya dari Barcelona. Manajer Ole Gunnar Solskjaer mengatakan bahwa Blaugrana adalah tim yang luar biasa. 

"Kita semua bisa melihat perbedaan antara kedua tim malam ini. Kualitas penyelesaian akhir mereka (Barcelona) luar biasa," katanya dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Sky Sports. 

Meski pemain, manajer, staff, pemilik, sampai penggemar United berduka, tetapi tidak bagi para pemegang sahamnya. Saham United yang dicatatkan di Wall Street justru melesat 1% dan mencapai titik tertinggi sejak 8 Maret. 



Padahal United sudah tidak lagi berlaga di Liga Champions musim ini, yang artinya pundi-pundi tidak akan bertambah. Andai lolos ke semifinal, United akan diguyur EUR 15 juta (Rp 238,76 miliar) dari Asosiasi Sepakbola Uni Eropa (UEFA).  


Tidak adanya pemasukan tambahan dari bonus Liga Champions tentu mengurangi potensi pendapatan United. Artinya laba United tidak akan mencapai potensi optimalnya. Ini semestinya bukan kabar baik bagi pemegang saham. 

Namun kenapa investor masih mengapresiasi saham United? Apa yang membuat investor masih #believe kepada United? 


(BERLANJUT KE HALAMAN 2)

(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading