Disebut Didekati Mandiri, Ini Jawaban Astra Soal Permata

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
09 April 2019 14:59
Disebut Didekati Mandiri, Ini Jawaban Astra Soal Permata
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Astra International Tbk (ASII) masih enggan berkomentar mengenai rencana PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membeli saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang dimilikinya.

Head of Corporate Communications Astra International Boy Kelana Soebroto mengatakan pihaknya masih belum mau berkomentar mengenai rencana tersebut. Tujuan pemegang saham hanya memastkan Bank Permata dalam kondisi sehat dan memiliki prospek bisnis yang baik ke depannya.

"Kami tidak mengomentari spekulasi market tentang Bank Permata. Dalam beberapa tahun terakhir, kami memiliki tujuan untuk memastikan Bank Permata dalam kondisi sehat dan prospek bisnis yang baik," kata dia kepada CNBC Indonesia, Selasa (9/4).

Namun demikian, dia mengakui sebagai pemegang saham Astra akan ikut dalam mengamati dan memberikan penilaian guna memastikan investasi yang dilakukan menguntungkan untuk para pemegang saham.


"Terkait struktur bisnis dan investasi, kami selalu mengamati dan menilai apa yang terbaik untuk pemegang saham dan pemangku kepentingan dalam jangka panjang," terang dia.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan negosiasi untuk akuisisi Bank Permata akan dimulai pada pekan ini setelah uji tuntas (due diligence) selesai dilakukan.

"Minggu ini kami mulai negosiasi. tetapi negosiasi kan masih bisa 50-50. Kalau cocok harganya jalan kalau enggak ya enggak juga. jadi kami melakukan ini dengan proses yang normal," ujar pria yang akrab disapa Tiko ini, Selasa (9/4/2019).

Dia mengatakan negosiasi dilakukan dengan dua  pihak pemegang saham Bank Permata, yakni Standard Chartered dan Astra International. "Jadi ini kami akan negosiasi, tapi intinya jual beli kan pasti ada harapan dari buyer dan ada harapan dari seller. Ya kita lihat apakah bisa cocok apa tidak. kalau enggak cocok, ya kita tidak apa-apa," ujarnya.

Standard Chartered dan Astra memiliki kepemilikan saham di Bank Permata masing-masing sebesar 44,56%. Standard Chartered secara resmi menyatakan akan melepas seluruh kepemilikan di Bank Permata, namun untuk Astra belum ada pernyataan resmi. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading