Dari WIKA Hingga MYOR, Simak Rekomendasi Saham dari Broker

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
21 February 2019 08:41
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG mencatatkan Rp 10,09 triliun transaksi saham.
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan mengakhiri perdagangan Rabu (20/2/2019) dengan penguatan sebesar 0,28% ke level 6.512. Hawa panas dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang semakin memudar membuat pelaku pasar agresif memburu aset-aset berisiko negara berkembang, termasuk Indonesia.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG mencatatkan Rp 10,09 triliun transaksi saham. Angka tersebut termasuk investor asing yang kembali masuk pasar dan mencatatkan beli bersih (net buy) hingga Rp 457 miliar.

Performa IHSG senada dengan bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan menguat: indeks Nikkei naik 0,6%, indeks Shanghai naik 0,2%, indeks Hang Seng naik 1,01%, indeks Straits Times naik 0,65%, dan indeks Kospi naik 1,09%.


Untuk perdagangan Kamis (21/2/2019), sejumlah sekuritas memiliki pertimbangan sentimennya masing-masing. Rekomendasi sahamnya juga beragam dan layak disimak, sebagai berikut:

1. Valbury Sekuritas - Bunga Acuan BI Jadi Katalis IHSG
Diperkirakan peluang IHSG untuk menguat cukup terbuka hari ini. Selain sentimen di atas, juga adanya dukungan dari sejumlah katalis lainnya yakni optimis bahwa BI akan mempertahan tingkat suku bunga di level 6%, sedangkan optimisme pasar dari eksternal FOMC Meeting Minutes yang cenderung dovish serta negosiasi dagang AS-Cina.

Saham pilihan:
  • WIKA
  • WSKT
  • SMGR
  • INTP

2. Panin Sekuritas - Penguatan Rupiah Topang Laju IHSG
IHSG ditutup menguat sebesar 18,11 poin (+0.27%) menuju 6.512,78 pada perdagangan Rabu 20 Februari 2019. IHSG telah selesai konsolidasi dengan adanya akumulasi kembali dari investor asing, artinya pergerakan selama 2 hari kemarin yang terkesan menguat di awal dan melemah di akhir memang dipersiapkan untuk penguatan lanjutan.

Hari ini ada sentimen dari keputusan suku bunga BI. Suku bunga diperkirakan tetap, hal ini akan menjadi sentimen positif bagi sektor keuangan dan properti. Selain itu, kurs USD/IDR telah kembali mendekati level 14.000, respons pasar akan terlihat juga pada nilai tukar hari ini. Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 6.470 s/d 6.550.

Saham pilihan:
  • BSDE
  • DMAS
  • SCMA
  • UNVR

3. MNC Sekuritas - IHSG Lanjutkan Tren Menguat
Kami memperkirakan pergerakan IHSG akan cenderung menguat untuk membentuk skenario alternatif (merah) ke arah wave (v) dari wave [iii], selama IHSG tidak turun di bawah 6,374. Tidak menutup kemungkinan bahwa IHSG dapat melemah terlebih dahulu ke arah 6,460-6,440, akan tetapi setelah level tersebut selesai IHSG dapat melanjutkan penguatannya paling tidak ke level 6,600-6,610.

Hari ini IHSG diprediksi melaju pada kisaran support: 6,480, 6,425 dan resistance: 6,600, 6,680.

Saham pilihan:
  • ACES
  • INDY
  • WSKT
  • UNTR

4. Pilarmas Investindo Sekuritas - Sinyal Dovish The Fed

Hari ini indeks diperkirakan masih akan berada dalam moment menguat dengan potensi menguat terbatas. Menguatnya pasar saham hari ini tentu ada angin segar dari FOMC minutes meeting yang keluar semalam. Dari hasil risalah tersebut, tampaknya The Fed sepakat tidak yakin untuk memberikan kenaikkan tingkat suku bunga di tahun 2019 ini.

Dalam risalah tesebut juga menguraikan pesan dovish yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa The Fed akan lebih "sabar" untuk menaikkan tingkat suku bunga, dan akan lebih fleksibel dalam menyusutkan neraca. Secara teknikal, Pilarmas Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak berpeluang menguat dan diperdagangkan pada rentang harga 6.480-6.549 untuk perdagangan hari ini.

Saham pilihan:
  • MYOR
  • BBRI
  • EXCL
  • PGAS


Beda Sikap Credit Suisse & JP Morgan Soal Pasar Saham Indonesia
[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Banyak Sentimen Negatif, Mari Simak Rekomendasi 5 Broker


(hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading