Ringgit Perkasa, Harga CPO Malah Loyo

Market - Taufan Adharsyah, CNBC Indonesia
14 February 2019 08:47
Ringgit Perkasa, Harga CPO Malah Loyo
Jakarta, CNBC Indonesia - Pada penutupan perdagangan kemarin (13/2) harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) kontrak April di Bursa Derivatif Malaysia turun sebesar 0,18% ke posisi MYR 2.250/ton atau setara US$ 554/ton.

Pelemahan harga CPO kemarin terjadi setelah juga ditutup melemah 0,53% pada perdagangan sehari sebelumnya (12/2)

Sejak awal tahun, harga komoditas agrikultur andalan Indonesia ini masih tercatat naik 6,08%.




Turunnya harga CPO dipengaruhi oleh harga minyak kedelai di pasar Chicago yang amblas 0,4% kemarin.

Mengingat minyak kedelai dan minyak sawit merupakan substitusi satu sama lain, maka keduanya berkompetisi untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati dunia.

Selain itu nilai Ringgit Malaysia yang menguat 0,3% di hadapan greenback kemarin juga membuat harga CPO menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang selain Ringgit.

Namun harga minyak bumi yang masih terus naik hingga saat ini akan memberikan sokongan bagi harga CPO. Pasalnya CPO merupakan salah satu bahan baku biodisel.

TIM RISET CNBC INDONESIA (taa/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading