Aksi Emiten Sepekan, Saham Gorengan Hingga Senja Kala TAXI

Market - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
09 February 2019 11:19
Aksi Emiten Sepekan, Saham Gorengan Hingga Senja Kala TAXI
Jakarta, CNBC Indonesia - Membahas pergerakan perusahaan emiten memang tidak ada habisnya. Di Februari ini, banyak aksi korporasi yang dilakukan emiten guna melebarkan sayap usaha, bertahan di tengah gempuran persaingan bisnis, sekaligus menjadi strategi dalam mengeruk laba berlipat ganda.

Berikut rangkuman aksi perusahaan emiten sepekan ini, per 8 Februari 2019.

Unilever Cetak Laba 2018 Rp 9,11 Triliun

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVRberhasil mencetak laba bersih full year 2018 sebesar Rp 9,11 triliun. Laba bersih ini naik 30,1% dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 7 triliun, ditopang aksi korporasi menjual aset kategori spreads. 

Cahayaputra Asa Keramik Jadi Top Gainer
Meski dari sisi fundamental belum terlihat aksi korporasi signifikan, tapi saham perusahaan keramik PT


Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) yang baru listing pada 31 Oktober 2018 mendadak masuk top gainer dengan kenaikan mencapai 34,34% di level Rp 133/saham pada sesi I perdagangan Senin, (4/2/2019).

Alkindo Naratama Akuisisi Perusahaan

PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) akan menambah lini bisnis baru dengan mengakuisisi perusahaan milik induk usahanya, PT Eco Paper Indonesia (EPI), Rabu (6/2/2019), guna meminimalisir risiko kekurangan pasokan kertas.

Saat ini ALDO sudah memiliki tiga anak usaha eksisting yang bergerak di bidang kertas koversi, kimia, dan polimer, yang nantinya keseluruhan anak usaha ini akan dikonsolidasikan. Akuisisi ini akan dilakukan melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD/rights issue).

BFI Finance Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun
Emiten pembiayaan PT BFI Finance Tbk (BFIN) akan menerbitkan obligasi korporasi senilai Rp 1 triliun. Surat utang tersebut merupakan bagian dari Obligasi berkelanjutan IV BFI Finance dengan target raihan dana Rp 8 triliun.

Dalam aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT Danareks Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku penjamin pelaksana emisi obligasi.

Sumitomo Beli Saham Blue Bird
PT Blue Bird Tbk (BIRD) mendapatkan pemegang saham baru yaitu konglomerasi asal Jepang, Sumitomo, yang membeli porsi 2% saham BIRD atau setara Rp 137,21 miliar. Bisnis Sumitomo antara lain Mazda Motor Corp, Mitsui Sumitomo Insurance, NEC Corporation, Nippon Sheet Glass Co Ltd, dan memiliki 13% saham tambang tembaga Morenci di Amerika Serikat.

Kalbe Siapkan Capex Rp 1,5 Triliun
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 1,5 triliun pada 2019. Dana tersebut akan digunakan perusahaan untuk menambah pabrik baru guna mengakomodasi teknologi baru yang akan diterapkan perusahaan untuk memproduksi produk barunya dan menggaet pasar internasional.

Perusahaan Properti Milik Michael Riady Siap IPO

PT Bliss Properti Indonesia atau kini dikenal dengan nama Blacksteel Construction bakal melepaskan saham kepada publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan yang dimiliki juga oleh Michael Riady, generasi ketiga konglomerasi bisnis Grup Lippo, ini akan melepaskan sebesar 20%-30% dari total modal yang ditempatkan dan disetor perseroan.

Saham Dharma Samudera Makin Liar

Saham emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) melesat 34,62% di level Rp 140/saham pada perdagangan sesi II, Jumat (8/2/2019). Bahkan, dalam sepekan ini saham DSFI naik 37% dan year to date melonjak 39% dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 260 miliar.

Senja Kala Bisnis Express Transindo, Jual 1.200 Unit Taksi
Emiten transportasi Grup Rajawali, PT Express Transindo Utama Tbk (
TAXI), siap melego 1.200 unit kendaraan perseroan yang dananya akan dipakai untuk menambah cicilan pembayaran utang kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Pada Januari 2019, emiten jasa transportasi ini juga
menyerahkan aset tanah milik anak usahanya, PT Ekspres Jakarta Jaya senilai Rp 43,44 miliar, kepala BCA. Aset dua bidang tanah yang diserahkan itu berada di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading