The Fed Pilih Bersabar, Investor Ramai-ramai Lepas Dolar

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
31 January 2019 07:00
The Fed Pilih Bersabar, Investor Ramai-ramai Lepas Dolar
Jakarta, CNBC Indonesia - Dolar Amerika Serikat (AS) jatuh, Rabu (30/1/2019), setelah bank sentral Federal Reserve menahan bunga acuannya dan menyampaikan pernyataan yang lebih lunak terkait kondisi ekonomi dan peluang kenaikan suku bunga di masa depan.

Greenback menyentuh posisi terendahnya dalam sesi perdagangan hari Rabu terhadap euro dan melemah terhadap yen Jepang segera setelah pernyataan The Fed dirilis, Reuters melaporkan. Sebelumnya, dolar masih merajai seluruh papan perdagangan.


Indeks dolar, yang membandingkan greenback dengan beberapa mata uang utama dunia, tenggelam 0,4% ke posisi 95,455.


Dolar turun 0,5% terhadap yen menjadi 108,93 yen dan juga melemah tipis terhadap franc Swiss ke 0,9944 franc.

Euro tercatat menguat 0,4% menjadi US$1,1479 setelah sempat melemah sebelumnya.

The Fed Pilih Bersabar, Investor Ramai-ramai Lepas DolarDolar AS (Foto: Freepik)

Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan akan bersabar dalam menaikkan suku bunganya tahun ini mengingat meningkatnya ketidakpastian dalam proyeksi ekonomi AS.

"Peluang kenaikan suku bunga telah melemah," kata Powell dalam konferensi pers setelah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) selama dua hari berakhir, dilansir dari CNBC International.



Pernyataan itu disampaikan setelah FOMC memutuskan menahan bunga acuannya di kisaran 2,25%-2,5%.

Powell menambahkan bahwa bunga acuan berada dalam kisaran estimasi suku bunga netral menurut komite. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading