Rupiah 'Dikeroyok' Yen Sampai Peso

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
16 January 2019 14:41
Rupiah 'Dikeroyok' Yen Sampai Peso
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terus melemah sejak pembukaan pasar spot hari ini. Namun tidak cuma lawan dolar AS, rupiah pun tidak berdaya kala berhadapan dengan berbagai mata uang Asia. 

Pada Rabu (16/1/2019) pukul 14:14 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.115. Rupiah melemah 0,21% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.  

Rupiah pun masih masuk di daftar mata uang terlemah di Asia. Dengan depresiasi 0,21%, rupiah hanya lebih baik dibandingkan peso Filipina di klasemen mata uang Benua Kuning. 


Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang Asia pada pukul 14:16 WIB: 

 

Derita rupiah tidak berhenti di dolar AS. Di hadapan berbagai mata uang Asia, rupiah juga tidak mampu berbicara banyak. Seluruh mata uang utama Asia mampu menguat terhadap rupiah. 

Berikut perkembangan nilai tukar mata uang utama Asia terhadap rupiah pada pukul 14:19 WIB: 

 

Selain faktor eksternal yaitu pelaku pasar yang masih cenderung main aman karena sengkarut Brexit, ada risiko domestik yang membuat rupiah menjadi sulit perkasa di Asia. Sepertinya investor mulai mencemaskan prospek transaksi berjalan (current account) Indonesia.  

Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data defisit neraca perdagangan Desember 2018 sebesar US$ 1,1 miliar. Ini membuat neraca perdagangan selama kuartal IV-2018 selalu defisit. 

Oleh karena itu, kemungkinan transaksi berjalan pada kuartal IV-2018 masih akan membukukan defisit yang cukup dalam, sekitar 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menurut perkiraan Bank Indonesia (BI). Fundamental penyokong rupiah sejatinya agak rapuh sehingga mata uang Tanah Air masih berpotensi melemah. 


TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading