Inflasi 2018 Tercatat 3,13%, Di Bawah Target APBN

Market - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
02 January 2019 11:35
Laju inflasi Indonesia pada 2018 melambat ketimbang tahun sebelumnya.
Jakarta, CNBC Indonesia - Laju inflasi Indonesia pada 2018 melambat ketimbang tahun sebelumnya. Tanpa adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan tarif listrik, inflasi cukup stabil di tahun ini.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan laju inflasi tahunan (year-on-year/YoY) pada Desember 2018 sebesar 3,04%. Inflasi YoY pada Desember akan sama dengan inflasi sepanjang tahun kalender (year-to-date/YtD).

Sayangnya laporan BPS menunjukkan inflasi Desember 2018 tercatat 0,62%. Dengan angka tersebut, inflasi 2018 tercatat 3,13%. Walaupun di atas ekspektasi pasar, namun angka inflasi secara keseluruhan termasuk baik.


Tingkat inflasi ini cukup terkendali dan sesuai dengan prediksi awal tahun dalam APBN 2018 dan proyeksi Bank Indonesia (BI).

"Inflasi 2018 cukup terkendali dan diharapkan tahun 2019 bisa makin terkendali," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam Konferensi Persnya di Gedung BPS, Rabu (2/1/2019).

Inflasi 2018 Tercatat 3,13%, Di Bawah Target APBNFoto: Rilis BPS mengenai indeks harga konsumen Desember 2018, indeks perdagangan besar Desember 2018, perkembangan nilai tukar petani dan harga gabah Desember 2018, dan perkembangan pariwisata dan transportasi November 2018 (CNBC Indonesia/Samuel Pablo)


Dalam APBN 2018, inflasi dapat terkendali dalam kisaran 3,5% sedangkan Bank Indonesia memproyeksikan 2,5%-4,5% atau 3,5 plus minus 1 persen.

BI sendiri mengaku terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna memastikan inflasi tetap rendah dan stabil, yang pada 2019 diprakirakan berada dalam sasaran inflasi sebesar 3,5±1%.

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading