Video

Manuver Emiten saat Batu Bara Adem

Market - CNBC Indonesia TV & Nouvan Ryandani, CNBC Indonesia
10 December 2018 18:56
Jakarta, CNBC Indonesia - Meningkatnya stok batu bara, faktor cuaca yang belum mendukung, dan juga kekhawatiran perang dagang yang masih menyelimuti ekonomi global, menjadi sentimen negatif komoditas batu bara. Dinamika permintaan batu bara dunia, masih bergantung dari China. Lantaran konsumsi China mencapai 51% dari total permintaan dunia. Lantas kapan permintaan dari China akan kembali naik?

Kondisi ini mempengaruhi kinerja berbagai emiten batu bara, salah satu emiten batu bara, PT Bukit Asam Tbk. Lalu bagaimana emiten ini mengatasi bisnis saat harga batu bara sedang 'adem'. Berikut ulasan lengkapnya bersama Daniel Wiguna.
Video Lainnya
    spinner loading