Ada Sentimen Positif, Pelaku Pasar di Asia Pilih Ambil Untung

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
04 December 2018 18:02
Mayoritas bursa saham utama kawasan Asia ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas bursa saham utama kawasan Asia ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini: indeks Nikkei anjlok 2,39%, indeks Strait Times melemah 0,72%, dan indeks Kospi terpangkas 0,82%. Sementara itu, indeks Shanghai dan Hang Seng masing-masing menguat sebesar 0,42% dan 0,29%.

Pelaku pasar memilih untuk melakukan aksi ambil untung seiring dengan penguatan yang sangat signifikan pada perdagangan kemarin (3/12/2018). Kemarin, indeks Nikkei ditutup naik 1%, indeks Shanghai meroket 2,57%, indeks Hang Seng melesat 2,55%, indeks Strait Times menguat 2,34%, dan indeks Kospi naik 1,67%.

Di sisi lain, sentimen pada hari ini sejatinya cukup kondusif bagi investor untuk terus melakukan aksi beli di pasar saham Asia. Sentimen yang dimaksud adalah seputar damai dagang AS-China. Mengutip Reuters, China bersedia meningkatkan impor produk-produk asal AS senilai US$ 1,2 triliun. Tidak hanya itu, China (seperti yang sudah disebutkan oleh Presiden AS Donald Trump sebelumnya) juga akan menghapus bea masuk untuk impor mobil dan hambatan non-tarif.


"Kami ingin tarif bea masuk (otomotif) turun ke 0%. Saya bisa katakan bahwa Presiden Xi tidak pernah begitu terlibat, dan kata yang mereka sebutkan adalah 'secepatnya'," tegas Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, dikutip dari Reuters.

Washington pun semakin optimistis bahwa China mampu lebih membuka perekonomian mereka. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengungkapkan bahwa Presiden China Xi Jinping menunjukkan komitmen tersebut kala berbincang dengan Trump di Buenos Aires.

"Sepertinya ini adalah kali pertama kami merasakan adanya komitmen. Tampaknya ini akan menjadi kesepakatan yang sesungguhnya," ujar Mnuchin, mengutip Reuters.

Lebih lanjut, rilis data ekonomi di kawasan Asia juga mendukung bagi investor untuk melakukan aksi beli. Kemarin, angka final untuk Nikkei Manufacturing PMI Jepang periode November 2018 diumumkan di level 52,2, mengalahkan konsensus yang sebesar 51,8, seperti dilansir dari Trading Economics.

Kemudian, Caixin Manufacturing PMI China periode November 2018 diumumkan sebesar 50,2, lebih tinggi ketimbang konsensus yang dihimpun Reuters yang sebesar 50.

TIM RISET CNBC INDONESIA
Artikel Selanjutnya

Ekonomi AS di Atas Ekspektasi, Bursa Saham Asia Menguat


(ank/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading