Siap-siap Bertransaksi, Simak Rekomendasi dari Broker

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
27 November 2018 08:51
Demikian pula dengan bursa saham global, Wall Street yang dini hari tadi ditutup menguat.
Jakarta, CNBC Indonesia - Perdagangan saham awal pekan ini dimulai di zona positif. Demikian pula dengan bursa saham global, Wall Street yang dini hari tadi ditutup menguat.

Bagaimana arah perdagangan hari ini? Mari kita simak rekomendasi dari para broker dan simak saham-saham yang direkomendasikan:

1. Profindo Sekuritas
IHSG pada perdagangan kemarin bergerak mixed namun berhasil ditutup menguat ditopang menguatnya lima sektor terutama sektor industri dasar, dan properti.


Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat kompak berhasil ditutup menguat tajam lebih dari satu persen didorong melonjaknya beberapa saham teknologi yang sebelumnya sempat terpukul. Selain itu, kenaikan di Wall Street juga didorong saham sektor ritel dikarenakan adanya ekspektasi pesta belanja online di AS atau Cyber Monday yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Dow Jones +1.46%, S&P 500 +1.55%, dan Nasdaq +2.06%.


Bursa Eropa juga kompak ditutup menguat karena investor mencerna Kabar positif terkait Brexit dimana rancangan perjanjian Brexit diajukan Inggris oleh UE telah disetujui. Adapun, kesepakatan tersebut tinggal menunggu persetujuan dari parlemen Inggris yang rencananya akan dijadwalkan di awal Desember ini. Dax +1.45%, CAC 40 +0.97%, FTSE 100 +1.20%, dan Stoxx 600 +1.23%.

Harga minyak mentah rebound setelah mencatatkan penurunan tajam lebih dari tujuh persen. Meskipun demikian, kenaikan harga minyak masih dibatasi ketidakpastian atas pertumbuhan ekonomi global dan tanda-tanda lebih lanjut mengenai akan peningkatan pasokan minyak dunia, termasuk produksi Arab Saudi. Produksi minyak mentah Saudi mencapai 11.1-11.3 juta bpd pada November, tertinggi sepanjang masa.

Saham-saham yang jadi rekomendasi antara lain:
  • HMSP
  • BBRI
  • MASA
  • WIKA
  • HMSP
  • KLBF
  • SMGR
  • BMRI

2. Mega Capital Sekuritas
Pagi ini bursa regional bergerak bervariasis. Mega Capital memeperkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas dengan rentang pergerakan 5.980- 6.045.

Kemarin IHSG bergerak fluktuatif meskipun akhirnya naik 0.28%. Sektor industri dasar (+1.63%) mengalami kenaikan tertinggi sedangkan sektor pertambangan (-2.65%) mengalami penurunan terbesar dipicu oleh pelemahan harga komoditas. Saham HMSP, BBRI dan BMRI menjadi market leader sedangkan saham UNTR, PTBA dam ASII menjadi market laggard. Kenaikan IHSG tersebut terjadi seiring dengan penguatan bursa regional.

Wall Street menguat dengan indeks Dow naik +1.46%, S&P 500 naik +1.55% dan Nasdaq naik +2.06%. Saham perusahaan ritel menguat setelah penjualan online Black Friday mencapai USD 6.22 miliar, mencatatkan kenaikan sebesar 23.6% dibandingkan tahun lalu. Pasar juga menantikan pidato dari Gubernur the Fed, Jerome Powell pekan ini.

Bank sentral AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan Desember. Fokus pasar juga tertuju pada KTT G20, dengan Presiden AS Donald Trump dan China Xi Jinping diharapkan untuk bertemu ditengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara akibat konflik dagang.

Saham-saham yang layak diperhatikan:
  • PTPP
  • BSDE
  • ASII
  • BBTN
  • SMRA

3.Panin Sekuritas
Setelah IHSG ditutup menguat sebesar 16,57poin (+0.27%) menuju 6.022,77 pada perdagangan hari Senin 26 November 2018, secara teknikal IHSG masih berpotensi menguji support 6.000 kembali. Indikaotr RSI masih jauh dari kondisi jenuh beli sehingga ruang penguatan masih terbuka lebar.

Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 5.970 s/d 6.050. Kemarin penguatan IHSG ditahan pelemahan saham-saham sektor pertambangan. Oleh karena itu, agar tidak terimbas tekanan IHSG yang sulit naik, yang perlu dilakukan adalah tidak ikut dalam sektor MINING dan masuk hanya pada sektor-sektor yang menguat.

Saham-saham yang layak diperhatikan:
  • KLBF
  • BKSL
  • MASA
  • MYOH

(hps/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading