Fokus Investor

Bursa Global Terpukul, Cermati Aksi 6 Emiten Ini

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
21 November 2018 07:59
Bursa Global Terpukul, Cermati Aksi 6 Emiten Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Sentimen negatif tengah melanda bursa saham global sejak awal pekan ini, namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung belum tertular karena libur hari Selasa (20/11/2018).

Pada penutupan perdagangan hari Senin, IHSG tercatat melemah 0,12% ke 6.005,29, masih relatif lebih baik dibandingkan berbagai bursa global yang mencatatkan penurunan lebih dari 1% hari Selasa.



Di tengah kondisi pasar yang menantang, simak lagi beberapa aksi korporasi yang dilakukan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari Senin sebelum perdagangan hari ini kembali dibuka.



1. Meski Ditolak Investor, Bakrieland Tetap Ngotot Reverse Stock
Manajemen PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) bersikukuh untuk tetap bisa melaksanakan restrukturisasi utang dengan terlebih dahulu melakukan penggabungan nilai saham (reverse stock split) yang ditolak sejumlah investor.

Bahkan, direksi menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyampaikan dokumen yang diminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan restu.


2. Lawan Gempuran Toko Online, Ini Siasat Manzone Berjualan
Peritel PT Mega Perintis akan menambah 20 gerai baru usai mendapatkan dana segar dari penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Rencananya, pengembangan toko-toko baru ini akan menggandeng sistem digital untuk meningkatkan customer experience di toko.


3. Bank Mitsubishi Tambah Komisaris di Danamon
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) punya komisaris baru setelah rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) menyetujui pengunduran diri Ernest Wong Yuen Weng selaku Komisaris Perseroan.

Dalam RUPSLB yang diselenggarakan Senin (19/11/2018) pemegang saham sepakat untuk mengangkat Masamichi Yasuda sebagai Komisaris Perseroan. Masamichi Yasuda merupakan bankir senior yang saat ini menjabat sebagai Group Chief Risk Officer Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. dan Chief Credit Officer MUFG Bank, Ltd.


4. 2020, Kontribusi Digital Banking BRI 40% dari Pendapatan
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan menjadikan kanal digital sebagai mesin bisnis utama untuk menghasilkan uang bagi perusahaan.

"Pada 2020 kontribusi kanal digital akan mencapai 40% dari revenue (pendapatan). Saat ini kontribusinya baru 26%. Kontribusinya nanti dari fee-based income dan mendatangkan dana murah (CASA)," ujar Direktur Informasi Teknologi (IT) dan Operasional Bank BRI Indra Utoyo ketika ditemui CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.


5. Investor Strategis Masuk CLEO, Bakal Setor Rp 274 M
Industri makanan dan minuman Indonesia tampaknya memang sedang jadi idola para investor. Kali ini produsen minuman dalam kemasan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang sahamnya akan dibeli oleh investor strategis melalui akan menerbitkan saham baru (rights issue) Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (non-HMETD).

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak 1 miliar unit atau sekitar 9,09% dari total jumlah saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Nilai nominal per saham Rp 20/unit.

Sementara itu, harga pelaksanaan ditetapkan senilai Rp 274/saham. Artinya, dana segar yang ditargetkan dari pelaksanaan rights issue ini bisa mengumpul dana Rp 274 miliar rupiah.




6. Kominfo Belum Cabut Izin Penggunaan Frekuensi Bolt, Ada Apa?
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan sampai saat ini masih menimbang kelanjutan proses pencabutan izin penggunaan frekuensi 2,3 Ghz pada operator PT First Media Tbk (KBLV) dan PT Internux yang membawahi layanan internet 4G nirkabel, Bolt. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading