Harga Minyak Naik, Saham MEDC, ELSA, ENRG dan INDY Melesat

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
01 October 2018 10:17
Sepanjang pekan lalu, harga minyak jenis brent naik 4,97% secara point-to-point.
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emten pertambangan, khususnya minyak, seperti PT Medco Energi International Tbk (MEDC), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Indika Energy Tbk (INDY) melonjak signfikan pada perdagangan sesi I hari ini.

Trimegah Sekuritas mengatakan, meskipun sentimen pertumbuhan global tercatat lebih rendah, harga minyak yang terus melonjak mampu memberikan sentimen positif bagi saham-saham perusahaan pertambangan. Ini bisa menjadi rekomendasi saham hari ini.


Tercatat, saham MEDC naik 5% ke level harga Rp 1.050/saham. Tercatat volume perdagangan sebanyak 40,6 juta unit saham senilai Rp 42,3 miliar.


Selanjutnya saham ELSA menguat 2,69% ke level harga Rp 382/saham. Tercatat volume perdagangan saham sebanyak 46,5 juta unit saham senilai Rp 382/saham.

Saham ENRG menguat 3,05% pada perdagangan sesi I hari ini ke level Rp 135/saham, dilanjutkan penguatan saham INDY (1,79%) ke level harga Rp 2.850/saham.

Sepanjang pekan lalu, harga minyak jenis brent naik 4,97% secara point-to-point. Sedangkan harga minyak jenis light sweet bertambah 3,45%. Harga minyak menyentuh titik tertinggi sejak November 2014.

Dalam penjelasan riset Trimegah Sekuritas disebutkan, kekhawatiran investor terhadap sanksi Amerika Serikat (AS) kepada Iran yang menyebabkan risiko seretnya pasokan global membuat harga minyak naik tajam.

Sanksi ini berpotensi mengurangi pasokan minyak di pasar dunia. Data Organisasi Negara-negara Eksportir Minyak (OPEC) menyebutkan bahwa produksi Iran mencapai 3,87 juta barel/hari, dan ekspornya adalah 2,12 juta barel/hari. Jumlah itu bisa hilang saat Teheran terkena sanksi.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading