Penerbitan Obligasi-Sukuk PLN Rp 1,05 T, di Bawah Target

Market - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
26 September 2018 20:31
Penerbitan Obligasi-Sukuk PLN Rp 1,05 T, di Bawah Target
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru mencatatkan obligasi berkelanjutan III/Tahap II/2018 dan sukuk ijarah berkelanjutan III/tahap II/2018 dengan nilai nominal Rp 1,05 triliun. Jumlah itu lebih rendah daripada target perseroan Rp 2,5 triliun. 

Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia menunjukkan, masing-masing efek utang tersebut memiliki sekurangnya empat seri yang jatuh temponya mulai dari 2023 dan paling panjang akan jatuh tempo pada 2038.

Bunga dan imbalan ijarah yang ditetapkan berkisar dari 8,65%-9,65%. Obligasi ini ditawarkan kepada calon investor sejak 30 Agustus hingga 13 September, dengan target awal Rp 2,5 triliun. Jumlah itu terdiri dari penerbitan Rp 1,5 triliun obligasi konvensional dan Rp 1 triliun sukuk ijarah.                                                                                 
Berikut struktur penerbitannya:


SeriObligasi Berkelanjutan III/Tahap II/2018Kupon BungaJatuh Tempo
A210,000,000,0008.652023
B483,000,000,0009.002025
C78,000,000,0009.102028
D15,000,000,0009.302033
E46,000,000,0009.652038
Subtotal832,000,000,000
SeriSukuk Ijarah Berkelanjutan III/Tahap II/2018Cicilan Ijarah Per TahunJatuh Tempo
A114,000,000,0009,861,000,0002023
B45,000,000,0004,050,000,0002025
C15,000,000,0001,365,000,0002028
D50,000,000,0004,825,000,0002038
Subtotal224,000,000,000
Total1,056,000,000,000
 
Bertindak sebagai penjamin emisi penerbitan obligasi dan sukuk itu adalah PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM). 

Efek itu akan dicatatkan di papan bursa pada 11 Oktober dan pembayaran kupon/imbalan ijarah pertama akan dibayarkan pada 10 Januari 2019.  

TIM RISET CNBC INDONESIA (irv/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading