Fokus Investor

IHSG Berpeluang Menguat, Perhatikan Kabar Emiten-emiten Ini

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
14 September 2018 08:00
Rangkuman aksi korporasi emiten di Bursa Efek Indonesia hari Kamis.
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,04% ke level 5.858,27 poin pada perdagangan kemarin, Kamis (13/9/18).

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 6,68 triliun dengan volume sebanyak 8,39 miliar unit saham. Frekuensi perdagangan adalah 395.918 kali.

Optimisme bahwa Amerika Serikat (AS) dan Cina bisa segera menyelesaikan friksi dagang yang selama ini terjadi membuat bursa saham menjadi menarik di mata investor.

Secara sektoral, sektor jasa keuangan (+1,77%) memimpin penguatan IHSG. Kenaikan indeks sektor jasa keuangan dipicu oleh aksi beli pada saham-saham bank BUKU IV: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 3,16%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 3,14%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 3,09%, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) naik 1,14%, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,42%.


Lantas, berikut beberapa aksi dan rencana dari berbagai emiten yang terjadi pada periode perdagangan tersebut yang dirangkum CNBC Indonesia hari Jumat (14/9/2018).


1. Terbitkan Obligasi Rp 10 T, XL Tawarkan Kupon 8%-10,65%
PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana untuk menerbitkan obligasi berkelanjutan I XL Axiata Tahap I Tahun 2018 sebanyak-banyaknya Rp 1 triliun. Nilai tersebut merupakan bagian dari plafon Penawaran Umum Berkelajutan (PUB) perseroan I senilai Rp 5 triliun.

Selain itu, perseroan juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya Rp 1 triliun melalui Sukuk Ijarah Berkelanjutan II XL Axiata Tahap I Tahun 2018. Nilai tersebut juga bagian dari Sukuk Ijarah Berkelanjutan EXCL dengan total plafon senilai Rp 5 triliun.

Sementara itu, untuk harga kupon masing-masing seri diantaranya ialah seri A (8%-8,5%), seri B (8,75%-9,50%), seri C (9,25%-10,25%), seri D (9,85%-10,5%) dan seri E (10%-10,65%).


2. Beban Meningkat, Laba Bersih Barito Pacific Anjlok 46,68%
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat penurunan signifikan laba bersih sebesar 46,68% pada semester I tahun ini menjadi US$41,64 juta atau Rp 616,68 miliar. Padahal, pada semester I-2017 perseroan mencatat laba bersih senilai US$78,11 juta.

Penurunan laba bersih BRPT pada semester I tahun ini salah satunya dimotori oleh peningkatan beban pokok yang lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan bersih.


3. Super Energi lepas Saham ke Publik, Harganya Rp 150 - Rp 160
PT Super Energy akan melepaskan sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (initial pubic offering/IPO) dengan melepas total 537,57 juta saham atau setara dengan 36% dari total modal yang disetor dan ditempatkan setelah penawaran umum.


4. Makin Panas, Komisaris AISA Gelar RUPSLB Tunjuk Direksi Baru
Jajaran Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) atau TPS Food kembali memberikan penegasan terkait pemberhentian jajaran direksi perseroan. Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mengangkat jajaran direksi yang baru.

Juniver Girsang & Patners, Kuasa Hukum yang ditunjuk Dewan Komisaris, hari Kamis kemarin kembali menyampaikan pengumuman melalui media massa terkait keputusan memberhentikan seluruh anggota direksi.


5. Harga Naik 104%, BEI Nilai Transaksi Saham ABBA Tak Wajar
Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dalam kategori saham yang ditransaksikan tidak wajar (unusual market activity/ UMA). Alasannya, telah terjadi kenaikan harga saham yang signifikan dan di luar kebiasaan.

Pelaksana Harian Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan dalam keterbukaan informasi di BEI mengatakan akan mencermati pola transaksi saham ini. Untuk itu investor diharapkan memperhatikan jawaban dari perusahaan atas pertanyaan yang diajukan bursa.


6. XL Jor-joran Perbaiki Kualitas 4G di Luar Jawa
PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana memperluas basis penggunanya di luar Pulau Jawa. Ekspansi tersebut dilakukan dengan terus meningkatkan jaringan layanan milik perseroan.

Perseroan juga telah menganggarkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 7 triliun pada tahun ini. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading