Duh, Rupiah Meleset Jauh Sekali dari Asumsi APBN 2018
Chandra Gian Asmara,
CNBC Indonesia
13 September 2018 17:13
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2018 berada di kisaran Rp 14.100/US$-Rp 14.200/US$.
Hal tersebut dikemukakan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam pembahasan RAPBN 2019 di gedung parlemen.
"Kami proyeksikan nilai tukar rupiah rata-rata di 2018 mendekati Rp 14.100/US$ - Rp 14.200/US$," kata Sri Mulyani, Kamis (13/9/2018).
Proyeksi tersebut, meleset dari asumsi nilai tukar rupiah yang ditetapkan dalam APBN 2018 yang berada di level Rp 13.400/US$, maupun outlook rata-rata nilai tukar yang sebelumnya disampaikan Rp 13.973/US$.
Sri Mulyani mengatakan, proyeksi tersebut sudah mengkalkulasi pelemahan mata uang Garuda dalam beberapa bulan terakhir, yang bergerak di angka Rp 13.800/US$. "Ini sudah mengcapture angka Rp 14.800/US$ dalam 3-4 bulan ini," kata mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu.
Sebagai informasi, Pada Kamis (13/9/2018) pukul 16:00 WIB, US$1 ditutup pada Rp 14.835 di pasar spot. Rupiah melemah 0,10% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.
(dru/dru)
Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Rupiah Terus Ambruk! Dolar AS Bisa Tembus Rp16.500?
Hal tersebut dikemukakan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam pembahasan RAPBN 2019 di gedung parlemen.
"Kami proyeksikan nilai tukar rupiah rata-rata di 2018 mendekati Rp 14.100/US$ - Rp 14.200/US$," kata Sri Mulyani, Kamis (13/9/2018).
Foto: Ilustrasi Money Changer (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) |
Proyeksi tersebut, meleset dari asumsi nilai tukar rupiah yang ditetapkan dalam APBN 2018 yang berada di level Rp 13.400/US$, maupun outlook rata-rata nilai tukar yang sebelumnya disampaikan Rp 13.973/US$.
Sebagai informasi, Pada Kamis (13/9/2018) pukul 16:00 WIB, US$1 ditutup pada Rp 14.835 di pasar spot. Rupiah melemah 0,10% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin.
source on Google
Foto: Ilustrasi Money Changer (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)