Wall Street Berhasil Tutup Bulan Juli dengan Senyuman

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
01 August 2018 06:30
Wall Street Berhasil Tutup Bulan Juli dengan Senyuman
Jakarta, CNBC Indonesia - Wall Street berhasil melewati bulan Juli dengan selamat setelah ditutup menguat pada perdagangan hari Selasa (31/7/2018).

Kabar akan dibukanya kembali perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China menjadi sentimen positif bagi pasar. Wall Street pun mencatatkan kenaikan bulanan terbesarnya sejak awal tahun ini.

Dow Jones Industrial Average melompat 0,43% ke posisi 25.415,19 dengan 3M, Caterpillar, dan Pfizer menjadi saham-saham dengan kinerja terbaik hari Selasa. S&P 500 bertambah 0,5% menjadi 2.816,29 setelah sektor industri melonjak 2%. Nasdaq Composite juga menguat 0,6% ke level 7.671,79.


Bloomberg News melaporkan bahwa dua ekonomi terbesar dunia tersebut sedang mencoba memulai kembali pembicaraan guna menghindari memanasnya perang dagang. Laporan itu, dengan mengutip dua orang yang mengetahui hal tersebut, mengatakan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Wakil Perdana Menteri China Liu He sedang berbicara secara pribadi mengenai hal tersebut, dikutip dari CNBC International.

Mnuchin kepada CNBC International pekan lalu mengatakan pembicaraan diam-diam sedang berlanjut mengenai China.


Saham perusahaan eksportir besar Boeing dan Caterpillar melompat masing-masing 1,5% dan 2,9% setelah laporan tersebut beredar hari Selasa.

Hari Selasa merupakan perdagangan terakhir bulan Juli dan indeks-indeks acuan Wall Street berhasil mencetak penguatan kinerja bulanan yang meyakinkan.

Dow Jones dan S&P 500 naik masing-masing 4,7% dan 3,6% yang merupakan kenaikan bulanan terbesar mereka sejak Januari. Dow Jones bertambah 5,8% sementara S&P 500 menguat 5,6% di Januari.

Sementara itu, Nasdaq merangkak naik lebih dari 2% di bulan Juli serta mencatatkan penguatan dalam empat bulan berturut-turut.

Bulan Juli menjadi bulan yang menantang bagi pasar saham. Ekuitas mendapat dorongan positif dari kuatnya data perekonomian AS namun juga sempat terombang-ambing akibat isu perang dagang dan mengecewakannya laporan keuangan kuartal dua beberapa raksasa teknologi dunia. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading