Reli Panjang Saham BKSL Berlanjut Setelah Masuk LQ45

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
26 July 2018 11:24
Jumlah frekuensi perdagangan mencapai 9.119 kali dengan jumlah transaksi senilai Rp 74,95 miliar.
Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah masuk dalam daftar saham LQ45 harga saham PT Sentul City Tbk (BKSL) terus melanjutkan penguatan. Dalam sepekan terakhir harga saham BKSL tercatat sudah naik 25,44%.

Pada perdagangan hari ini hingga pukul 10.55 WIB, harga saham BKSL melonjak 4,41% ke level Rp 142/saham. Jumlah frekuensi perdagangan mencapai 9.119 kali dengan jumlah transaksi senilai Rp 74,95 miliar.

Sebagai emiten properti, harga saham BKSL juga direkomendasikan oleh sejumlah perusahaan efek. Bahana Sekuritas memberikan rekomendasi beli. untuk saham BKSL, selama bertahan diatas level Rp 131 dengan level jual di Rp 146 - Rp 150 serta cut loss jika tutup di bawah level Rp 121/saham.


Sementara itu, Valbury Sekuritas memberikan status boleh beli saham BKSL di level Rp 127 - Rp 136/saham. Lalu resistance BKSL berada di level Rp 153 dan support di Rp 127/saham, namun waspadai harga saham BKSL jika tembus Rp 127 dan batasi resiko di level Rp 125/saham.

Pada perdagangan Rabu (25/07/2018) kemarin, harga sagam BKSL ditutup naik 12 poin (+1,95%) di level Rp 136 per saham. Pola grafik yang berbentuk adalah bintang pagi (morning star) yang merupakan sinyal pembalikan ke arah bullish yang cukup kuat.

Indikator rerata pergerakan konvergen dan divergen (moving average convergence divergence/ MACD) mulai menunjukan posisi persilangan emas (golden cross) yaitu cenderung menguat, meski indikator stochastic slow mulai berada pada area jenuh beli (overbought). 

Meskipun MACD cenderung memberikan sinyal kenaikan, BKSL perlu konfirmasi lanjutan dengan menembus level harga Rp 145 per saham, karena level tersebut merupakan titik awal penghalangnya (resistance). Aksi beli masih dimungkinkan terhadap saham ini untuk jangka pendek dan menengah.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading