Dibayangi Berbagai Risiko, Bursa Saham Asia Bervariasi

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
03 July 2018 09:10
Dibayangi Berbagai Risiko, Bursa Saham Asia Bervariasi
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham utama kawasan Asia dibuka bervariasi pada perdagangan hari ini: indeks Nikkei naik 0,35%, indeks Kospi naik 0,63%, indeks Strait Times naik 0,21%, indeks Shanghai turun 0,04%, dan Hang Seng turun 1,17%.

Positifnya kinerja Wall Street sedikit memberikan angin segar bagi bursa saham Benua Kuning, walaupun sejatinya berbagai risiko masih mengintai.

Risiko pertama datang dari rilis data manufaktur China yang mengecewakan. Pada hari Sabtu (30/6/2018), manufacturing PMI periode Juni versi China Federation of Logistics and Purchasing diumumkan di level 51,5, lebih rendah dari konsensus yang dihimpun oleh Reuters di level 51,6.


Kemudian kemarin (2/7/2018), data yang sama versi Markit diumumkan di level 51, lagi-lagi lebih rendah dari konsensus yang sebesar 51,1.

Sebagai catatan, angka di atas 50 menandakan adanya ekspansi sektor manufaktur jika dibandingkan periode sebelumnya. Namun, angka yang lebih rendah dari konsensus menunjukkan bahwa ekspansinya tak sekencang yang diharapkan pelaku pasar.

Kemudian, risiko perang dagang kian kental terasa, pasca Uni Eropa dikabarkan siap mengenakan bea masuk baru bagi produk ekspor asal AS senilai US$ 300 miliar jika AS tetap bersikeras menerapkan ancamannya untuk menaikkan bea masuk bagi mobil-mobil asal Eropa.

Lebih lanjut, pada tanggal 6 Juli mendatang bea masuk baru bagi senilai US$ 34 miliar produk asal China akan mulai diberlakukan oleh AS. Negeri Panda pun sudah menyiapkan tarif balasan bagi produk-produk asal AS dengan nilai yang sama dan juga akan mulai berlaku pada 6 Juli. (ank/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading