Digugat Pailit, Pengembang Meikarta Hitung Semua Tagihan

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
07 June 2018 14:07
Digugat Pailit, Pengembang Meikarta Hitung Semua Tagihan
Jakarta, CNBC Indonesia - Lippo menyatakan sedang melakukan verifikasi seluruh tagihan dari vendor untuk mengklarifikasi total tagihan yang harus dibayar perseroan. Hal tersebut disampaikan menyusul laporan dari PT Relys Trans Logistic dan PT Imperia Cipta Kreasi yang menggugat PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), anak usaha PT Lippo Cikaran Tbk (LPCK).

Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya mengatakan perseroan akan mengikuti sidang atas gugatan kedua perusahaan tersebut yang akan dilaksanakan lepas libur lebaran, pada 25 Juni.

"Sedang dilakukan verifikasi tagihan semuanya termasuk untuk klarifikasi berapa tagihan valid. Kalau tidak sesuai nanti prosesnya tidak boleh (disampaikan) lewat ini ya," kata Ketut saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (7/6).


MSU yang merupakan pengembang mega proyek Meikarta sekaligus anak usaha LPCK, digugat pailit oleh dua vendor tersebut. Pendaftaran gugatan pailit tersebut dilakukan pada 24 Mei 2018 ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. 

Gugatan itu terkait Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dengan nomor perkara 68/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Jkt.Pst, dan telah menjalani sidang perdana pada 5 Juni 2018.

Seperti dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Jakarta Pusat, ada 9 pokok gugatan yang diajukan oleh kedua perusahaan itu. Inti dari pokok gugatan antara lain, menetapkan Mahkota Sentosa Utama dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPU-S) dengan segala akibat hukumnya.

"MSU menolak gugatan dan tagihan dari dua vendor yaitu perusahaan EO (event organizer) PT Relys Trans Logistic dan PT Imperia Cipta Kreasi di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat," kata Danang Kemayan Jati, Direktur Komunikasi Lippo Group. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading