Beban Rawat Inap Naik, Laba RS Siloam Anjlok Hampir 100%
Tito Bosnia,
CNBC Indonesia
30 April 2018 15:00
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan penurunan laba bersih 98,78% sepanjang kuartal I 2018 menjadi Rp 493 juta dibandingkan periode yang sama 2017 tercatat Rp 40,41 miliar.
Padahal pendapatan perseroan naik 12,37% menjadi Rp 1,44 triliun pada kuartal I tahun ini. Namun pada saat yang sama beban pokok pendapatan juga naik 12,37% menjadi Rp 1 triliun dibandingkan beban pokok kuartal I tahun lalu sebesar Rp 890 miliar.
Peningkatan beban pokok tersebut didorong oleh beban rawat inap pada kuartal I tahun ini yang naik 12,37% menjadi Rp 586,63 miliar dibandingkan kuartal I 2017 sebesar Rp 520,37 miliar. Sedangkan beban rawat jalan juga meningkat 11,82% menjadi Rp 413,42 miliar pada kuartal I tahun ini.
Sementara itu, beban usaha SILO meningkat 24,67% menjadi Rp 389,20 miliar pada kuartal I 2018 dibandingkan dengan beban usaha pada kuartal I 2017 sebesar Rp 312,19 miliar.
Liabilitas perseroan di tiga bulan pertama 2018 naik 4,74% menjadi Rp 1,34 triliun dibandingkan dengan liabilitas pada akhir 2017 sebesar Rp 1,28 triliun. Sedangkan ekuitas perseroan naik tipis 0,06% pada kuartal I tahun ini menjadi Rp 6,31 triliun.
Sedangkan aset SILO di sepanjang kuartal I 2018 naik tipis 0,85% menjadi Rp 7,66 triliun dibandingkan dengan aset perseroan di sepanjang kuartal IV 2017 sebesar Rp 7,59 triliun. (hps)
Next Article
Tender Offer Selesai, Crossing Saham SILO Tembus Rp 16,6 Triliun
Padahal pendapatan perseroan naik 12,37% menjadi Rp 1,44 triliun pada kuartal I tahun ini. Namun pada saat yang sama beban pokok pendapatan juga naik 12,37% menjadi Rp 1 triliun dibandingkan beban pokok kuartal I tahun lalu sebesar Rp 890 miliar.
Peningkatan beban pokok tersebut didorong oleh beban rawat inap pada kuartal I tahun ini yang naik 12,37% menjadi Rp 586,63 miliar dibandingkan kuartal I 2017 sebesar Rp 520,37 miliar. Sedangkan beban rawat jalan juga meningkat 11,82% menjadi Rp 413,42 miliar pada kuartal I tahun ini.
Liabilitas perseroan di tiga bulan pertama 2018 naik 4,74% menjadi Rp 1,34 triliun dibandingkan dengan liabilitas pada akhir 2017 sebesar Rp 1,28 triliun. Sedangkan ekuitas perseroan naik tipis 0,06% pada kuartal I tahun ini menjadi Rp 6,31 triliun.
Sedangkan aset SILO di sepanjang kuartal I 2018 naik tipis 0,85% menjadi Rp 7,66 triliun dibandingkan dengan aset perseroan di sepanjang kuartal IV 2017 sebesar Rp 7,59 triliun. (hps)