Bergerak Tak Wajar, Saham Bank Agris Masuk UMA

Market - Roy Franedya, CNBC Indonesia
22 February 2018 15:59
Dalam sepekan terakhir harga saham AGRS sudah naik 95,81%. Kenaikan ini dipicu rencana akuisisi Bank Agris oleh Industrial Bank of Korea.
JAKARTA, CNBC Indonesia — PT Bank Agris Tbk (AGRS) masuk daftar unusual market activity (UMA). Saham ini masuk radar Bursa Efek Indonesia (BEI), karena terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham di luar kebiasaan.

“Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity atas saham AGRS tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” ujar Lidia M. Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada BEI, Kamis (22/2/2018).

BEI meminta investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan terkait dengan permintaan konfirmasi bursa dan mencermati kinerja perusahaan-perusahaan tersebut serta keterbukaan informasinya.


Selain itu, investor diminta untuk mengkaji rencana aksi korporasi apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan mempertimbangkan kemungkinan yang timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi.

Meski masuk dalam UMA, BEI menyatakan pengumuman tersebut tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Pada perdagangan hari ini , saham AGRS diperdagangkan di harga Rp 740/saham atau naik 6,47% dari harga di awal perdagangan Rp 695/saham.

Harga saham AGRS memang telah naik cukup tinggi dalam sepekan terakhir. Pada 15 Februari 2017 harga AGRS Rp 406/saham. Harga tertinggi saham AGRS dalam sepekan terakhir Rp 795/saham. Artinya, saham AGRS sudah naik 95,81%.

Sebelumnya, Industrial Bank of Korea (IBK) berencana mengakuisisi PT Bank Agris Tbk. IBK melakukan pembelian saham sebanyak-banyaknya 4,59 miliar lembar saham Bank Agris . Nantinya, IBK akan memiliki 87,34% saham Bank Agris.
Artikel Selanjutnya

Harga Saham Sudah Naik 156,72%, Perdana Karya Masuk UMA


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading