Internasional

China Berhenti Beli Surat Utang AS, Dolar Jatuh

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
11 January 2018 07:15
China Berhenti Beli Surat Utang AS, Dolar Jatuh
New York, CNBC Indonesia - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) jatuh ke level terendahnya dalam enam minggu terhadap yen. Dolar juga melemah terhadap beberapa mata uang utama setelah China dikabarkan siap untuk mengurangi atau bahkan menghentikan pembelian surat berharga negara AS (United States Treasury/ UST).

Sebagaimana dilansir dari Reuters, pejabat yang bertugas menilai kepemilikan China atas aset-aset valuta asing (valas) telah merekomendasikan pengurangan atau penghentian pembelian UST, Bloomberg News melaporkan dengan mengutip beberapa narasumber anonim yang mengetahui hal tersebut.

Dolar langsung melemah 1,13% menjadi 111,37 yen per dolar AS hari Rabu (10/1/2018) setelah sebelumnya menyentuh 111,29 yang merupakan level terendahnya sejak akhir November. Indeks dolar juga melemah 0,23%.


Sebelumnya pada hari Selasa, indeks dolar melemah 0,39% terhadap yen setelah bank sentral Jepang, Bank of Japan, mengurangi pembelian obligasi jangka panjang pemerintah Jepang.


“Jika berita tersebut benar dan China tidak lagi melihat Treasury sebagai opsi investasi yang menarik, akibatnya akan signifikan sebab China adalah salah satu pemegang terbesar surat utang AS,” tulis Craig Erlam, senior market analyst pada OANDA di London, dalam risetnya.

Sementara itu, dolar menguat 0,65% terhadap dolar Kanada dan 0,47% terhadap peso Meksiko setelah Reuters menlaporkan Canada semakin yakin Presiden AS Donald Trump akan segera mengumumkan keluarnya AS dari Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Poundsterling melemah tipis terhadap dolar karena investor memilih menunggu munculnya katalis baru setelah mata uang itu terus mengalami penguatan. (prm/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading