Keseringan Makan Ampela Ayam, Ini yang Terjadi Pada Manusia
Jakarta, CNBC Indonesia - Dosen Universitas IPB dari Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) Muhammad Aries mengatakan ampela ayam dapat menjadi pilihan lauk bergizi karena kaya protein, zat besi, vitamin B12, dan zink. Di sisi lain, kandungan kolesterolnya relatif tinggi.
Aries menjelaskan ampela tetap memiliki kandungan gizi yang baik, terutama protein dan beberapa mineral, meski termasuk jeroan. Dia mengatakan berbagai kandungan zat gizi tersebut bermanfaat untuk mendukung pembentukan jaringan tubuh, sel darah merah, fungsi saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Menurutnya, ampela relatif tinggi protein dan rendah lemak total dibandingkan dengan banyak jeroan lain.
"Ampela ayam dapat dikategorikan sebagai pangan bergizi tinggi. Dalam 100 gram ampela ayam matang, terdapat sekitar 30,4 gram protein, 3,2 miligram zat besi, 1 mikrogram vitamin B12, dan 4,4 miligram zink," ujar Aries dalam situs resmi Universitas IPB, dikutip Minggu (8/11/2026).
Namun demikian, status bergizi tinggi tidak berarti ideal untuk dikonsumsi tanpa batas. Sebab, ampela juga mengandung kolesterol tinggi. Sebagai gambaran, setiap 100 gram ampela ayam matang, terkandung sekitar 370 mg kolesterol. Jumlah ini lebih tinggi daripada rekomendasi asupan kolesterol kurang dari 300 mg per hari yang pernah digunakan dalam panduan diet Amerika Serikat.
Meski saat ini batasan tersebut sudah tidak lagi dicantumkan, kandungan kolesterol dalam pangan tetap perlu diperhatikan sebagai bagian dari pola makan sehat. Hal ini perlu menjadi perhatian terutama bagi orang dengan kolesterol darah tinggi, penyakit jantung, atau gangguan asam urat. Oleh karena itu, konsumsi ampela sebaiknya mempertimbangkan porsi, frekuensi, dan keseimbangan asupan pangan sehari-hari.
"Jadi, ampela tidak perlu dihindari sepenuhnya oleh orang sehat. Namun, karena kombinasi kolesterol tinggi dan statusnya sebagai jeroan kaya purin, ampela lebih tepat diposisikan sebagai lauk variasi, bukan makanan harian atau lauk dalam porsi besar," kata Aries.
Dia menyarankan ampela diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau ditumis menggunakan sedikit minyak. Konsumsi juga sebaiknya disertai sayuran dan sumber serat, serta membatasi penggunaan santan kental, garam, dan minyak berlebih.
(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]