Gen Z Tinggalkan Dugem, Lebih Pilih Klub Lari Buat Sosialisasi

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Selasa, 03/11/2026 10:10 WIB
Foto: Ilustrasi lari pagi. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Generasi Z (Gen Z) mulai mengubah cara mereka bersosialisasi. Jika sebelumnya bar dan klub malam menjadi tempat untuk berkumpul dan mencari teman, kini semakin banyak anak muda yang memilih bergabung dengan komunitas olahraga, terutama run club atau klub lari.

Tren ini tidak hanya berkaitan dengan gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi cara baru bagi anak muda untuk membangun hubungan sosial, memperluas pertemanan, hingga menemukan pasangan.

Salah satu fenomena yang menarik perhatian adalah Diplo's Run Club, komunitas lari yang digagas oleh DJ dan produser musik asal Amerika Serikat, Diplo. Berbeda dari kegiatan lari pada umumnya, acara ini menggabungkan olahraga dengan hiburan musik.


Peserta mengikuti lomba lari sejauh lima kilometer (5K). Setelah mencapai garis finis, mereka dapat menikmati festival yang menghadirkan pertunjukan musik Diplo, fasilitas cold plunge, hingga berbagai aktivitas kebugaran.

Dalam acara terbarunya di Queens, New York, sekitar 12.000 peserta tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Harga tiket dimulai dari sekitar US$70, sementara akses VIP mencapai US$250.

Diplo menilai perubahan ini mencerminkan pergeseran gaya hidup generasi muda yang semakin memprioritaskan kesehatan dan kebugaran tubuh.

Menurutnya, anak muda kini mulai menyadari pentingnya menggunakan waktu untuk merawat diri dan menjaga kondisi fisik.

Olahraga Jadi Cara Baru Membangun Pertemanan

Meningkatnya popularitas komunitas olahraga juga terlihat dari hasil survei CivicScience pada 2026. Sekitar tujuh dari 10 orang dewasa berusia di bawah 30 tahun menyatakan berencana mengikuti liga olahraga rekreasi dalam enam bulan ke depan.

Secara keseluruhan, 37 persen responden dari berbagai kelompok usia memiliki rencana serupa. Angka tersebut meningkat lima poin persentase dibandingkan 2025.

Pertumbuhan ini turut dirasakan oleh Volo Sports, penyelenggara liga olahraga rekreasi yang menawarkan berbagai kegiatan, seperti voli, sepak bola, dan kickball.

Perusahaan tersebut memperkirakan jumlah pendaftaran pemain mencapai 950.000 pada 2026. Angka ini meningkat sekitar 34 persen dibandingkan 710.000 pendaftaran pada tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan 2019, jumlahnya bahkan melonjak hampir 500 persen.

Makin Banyak Gen Z Ikuti Marathon

Ketertarikan Gen Z terhadap olahraga juga terlihat dalam sejumlah ajang lari besar.

Berdasarkan data New York Road Runners, hampir 24 persen peserta yang menyelesaikan New York City Marathon pada 2025 berasal dari kelompok usia 20-an. Angka tersebut meningkat dibandingkan sekitar 15 persen pada 2019.

Sementara itu, sebanyak 27 persen pelari yang terdaftar untuk mengikuti New York City Marathon 2026 berasal dari kelompok usia 20-an.

Survei Strava pada 2025 menunjukkan bahwa Gen Z memiliki kemungkinan 39 persen lebih tinggi dibandingkan Gen X untuk memanfaatkan aktivitas olahraga sebagai sarana bertemu orang-orang yang memiliki ketertarikan serupa.

Bahkan, survei Strava setahun sebelumnya menemukan hampir satu dari lima responden Gen Z pernah berkencan dengan seseorang yang mereka kenal melalui aktivitas olahraga.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Tren Gaya Hidup Sehat, Bisnis Minuman Sehat Kaya Serat Melesat