Ronaldo Dijatuhi Sanksi Suspend 30 Hari usai Mangkir Saat Latihan
Jakarta, CNBC Indonesia - Bintang sepakbola Portugal, Cristiano Ronaldo, dijatuhi sanksi larangan beraktivitas selama 30 hari oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) karena meninggalkan pusat latihan tim nasional pada September lalu.
Selain sanksi tersebut, Ronaldo juga harus membayar denda sebesar €255 atau sekitar Rp5 juta.
Melansir laporan Euro News, Ronaldo, yang kini bermain untuk klub Arab Saudi Al-Nassr, sudah mulai menjalani hukumannya sejak 1 Oktober, sehingga tersisa 11 hari lagi masa hukuman yang harus dijalani. Dengan demikian, ia dapat kembali tampil untuk tim nasional dalam pertandingan mendatang melawan Denmark pada 14 November dan Wales pada 17 November.
Keputusan tersebut menyatakan bahwa Ronaldo telah meminta keringanan hukuman dengan alasan dia tidak pernah melakukan kesalahan disipliner pada musim ini dan tiga musim sebelumnya. Sang legenda juga meminta federasi mempertimbangkan prestasi dan kontribusinya untuk Portugal.
Awal mula polemik
Polemik ini bermula pada 30 September, ketika mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu keluar dari kamp sebelum sesi latihan di Stadion Parken di Kopenhagen.
Ronaldo disebut meninggalkan kamp latihan tanpa memberi tahu siapa pun dari FPF atau skuad terlebih dahulu.
Ronaldo sendiri telah mengakui kesalahannya. Menurut pengakuan Ronaldo, dia meninggalkan pusat latihan setelah dijadikan pemain cadangan yang tidak dimainkan ketika Portugal menghadapi Norwegia. Ia kemudian mengetahui bahwa dirinya juga tidak akan masuk dalam susunan pemain utama saat Portugal menghadapi Denmark.
Dalam sebuah pernyataan, Ronaldo menjelaskan versinya mengenai perselisihan tersebut. Ia mengatakan FPF tetap harus memberikan hukuman yang dianggap pantas.
"Federasi Sepak Bola Portugal harus menilai konsekuensi dari tindakan saya dan menjatuhkan hukuman. Saya yakin hukuman tersebut tidak boleh diringankan. Saya sudah meminta maaf, namun saya sadar bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi," kata Ronaldo.
Meski demikian, Ronaldo menegaskan bahwa hukuman tersebut tidak mengubah keinginannya untuk terus membela Portugal.
Selama dirinya masih dalam kondisi fisik yang baik, tetap bermain untuk klubnya, dan mampu mencetak gol, Ronaldo mengatakan ia ingin terus bermain di level internasional.
"Setelah masa skorsing saya berakhir, saya akan siap sedia seperti biasanya untuk berkompetisi dan meraih kemenangan bersama tim nasional kita," ujarnya.
(hsy/hsy)