Menkes Ungkap Trik Hemat Odol, Satu Tube Bisa Dipakai 1,5 Tahun

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Selasa, 06/10/2026 14:25 WIB
Foto: Ilustrasi Sikat Gigi. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak masyarakat Indonesia yang selama ini ternyata sangat boros dalam menggunakan odol atau pasta gigi. Padahal, menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, satu tube pasta gigi berukuran 225 gram harusnya bisa digunakan hingga sekitar 1,5 tahun.

Melalui program Budi Gemar Sharing (#BGS) di akun Instagram pribadinya, Budi menyoroti kebiasaan masyarakat menggunakan pasta gigi dalam jumlah banyak setiap kali menyikat gigi. Padahal, ia bilang, pasta gigi untuk orang dewasa cukup digunakan seukuran biji polong.

"In this economy, kalian masih beli odol satu kali sebulan? Mohon maaf, kalian itu fix kena tipu iklan," kata Budi dalam video, dikutip dari akun Instagram @bgsadikin, Selasa (6/10/2026).

Ia kemudian menunjukkan satu tube pasta gigi berukuran 225 gram yang disebutnya memiliki harga sekitar Rp20 ribu. Dalam perhitungan medis, penggunaan pasta gigi seukuran biji polong setara dengan sekitar 0,2 gram untuk sekali menyikat gigi. Artinya, pasta gigi berukuran 225 gram dapat digunakan hingga 1.125 kali.

225 gram : 0,2 gram = 1.125 kali sikat gigi

Jika seseorang menyikat gigi dua kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari, Budi menghitung satu tube tersebut bisa bertahan sekitar 1,5 tahun.

"Kalau kita sikat giginya dua kali sehari, pagi dan malam, itu artinya pasta gigi 225 gram bisa dipakai 1,5 tahun. Kaget enggak?" ujarnya.


Budi bilang, uang yang biasanya dikeluarkan untuk membeli pasta gigi dapat dialihkan untuk pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin. "Sisa uang buat beli odol tadi bisa dipakai buat cek kesehatan gigi minimal enam bulan sekali," kata ia.

Namun, masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya juga dapat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pemerintah di puskesmas.

"Tapi kalau mau gratisan, bisa datang program CKG gratis ke seluruh puskesmas," ujarnya.

Budi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan pasta gigi sepanjang permukaan bulu sikat seperti yang kerap digambarkan dalam iklan. "Secara medis, takaran pasta gigi yang benar untuk orang dewasa itu cukup seukuran biji polong (sekitar 0,2 gram)," tulis Budi
.
Ia pun mengajak masyarakat menggunakan pasta gigi secukupnya dan mengalokasikan pengeluaran untuk menjaga kesehatan gigi secara menyeluruh, termasuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Siap Lelang SBSN, Target Dana Rp10 Triliun