6 Pemicu Batu Ginjal yang Sering Diabaikan, Termasuk Jarang Minum

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Senin, 28/09/2026 15:05 WIB
Foto: Ilustrasi (Photo by Robina Weermeijer on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ginjal berfungsi sebagai organ penting yang menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan serta zat kimia dalam tubuh. Organ ini menyaring limbah metabolisme dan racun dari darah, lalu membuangnya dalam bentuk urine.

Saat fungsi ginjal terganggu, tubuh tidak lagi mampu menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah secara efektif. Akibatnya, zat sisa metabolisme dan racun dapat menumpuk dalam tubuh sehingga memicu berbagai keluhan seperti mudah lelah, mual, bengkak pada kaki atau wajah, hingga masalah organ lain yang dapat berakibat fatal.

Salah satu masalah ginjal paling umum adalah nefrolitiasis alias batu ginjal. Penyakit ini terjadi ketika terbentuknya massa padat di dalam ginjal.


Batu ginjal bisa berukuran sekecil butiran pasir atau sebesar kerikil maupun bola golf. Batu yang berukuran lebih kecil mungkin dapat keluar dari tubuh tanpa menimbulkan masalah, namun batu berukuran besar dapat menyumbat saluran kemih serta menyebabkan nyeri, infeksi, perdarahan, dan kerusakan ginjal.

Berikut adalah beberapa penyebab paling umum seseorang mengalami batu ginjal, seperti dikutip dari National Kidney Foundation:

  1. Kurang minum air: Urine menjadi lebih pekat saat Anda mengalami dehidrasi, sehingga kristal lebih mudah terbentuk menjadi batu.
  2. Mengonsumsi terlalu banyak garam atau gula: Pola makan tinggi garam atau gula dapat meningkatkan kadar kalsium sekaligus mengurangi kadar air bebas dalam urine.
  3. Mengonsumsi terlalu banyak protein hewani: Konsumsi daging, telur, atau ikan dalam jumlah besar dapat membuat urine menjadi lebih asam dan memicu pembentukan batu.
  4. Riwayat keluarga: Memiliki keluarga dengan riwayat batu ginjal dapat meningkatkan risiko Anda mengalaminya.
  5. Kondisi kesehatan tertentu: Obesitas, asam urat (gout), penyakit ginjal, dan gangguan pencernaan seperti penyakit Crohn dapat meningkatkan risiko tersebut. Prosedur bedah penurunan berat badan tertentu juga dapat meningkatkan risiko.
  6. Penggunaan obat-obatan dan suplemen tertentu: Dosis tinggi vitamin C, suplemen kalsium, atau obat-obatan tertentu dapat memicu terbentuknya batu ginjal.
Jika batu menyumbat aliran air kencing, Anda mungkin merasakan:
  1. Nyeri hebat di bagian samping atau punggung
  2. Sakit perut yang berkepanjangan
  3. Darah dalam urine
  4. Mual atau muntah
  5. Demam atau menggigil
  6. Urine berbau atau keruh

(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ganda Campuran Amri/Nita Melaju Ke Final Asian Games 2026