Geger Asian Games, Lagu Kebangsaan Korut Malah Diputar untuk Korsel

luc,  CNBC Indonesia
19 September 2026 14:45
Orang-orang berjalan melewati papan tanda Asian Games di Nagoya, Jepang 14 September 2026. (REUTERS/Edgar Su)
Foto: Orang-orang berjalan melewati papan tanda Asian Games di Nagoya, Jepang 14 September 2026. (REUTERS/Edgar Su)

Jakarta, CNBC Indonesia - Panitia penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menyampaikan permintaan maaf resmi kepada delegasi Korea Selatan setelah lagu kebangsaan Korea Utara secara keliru diputar menjelang pertandingan hoki putra yang melibatkan Korea Selatan.

Komite Olahraga dan Olimpiade Korea Selatan mengatakan permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh dua pejabat panitia penyelenggara yang mendatangi kantor delegasi Korea Selatan sekitar pukul 21.00 waktu setempat pada Jumat (18/9/2026). Salah satu pejabat yang datang merupakan direktur yang bertanggung jawab menangani negara-negara peserta.

Insiden itu terjadi sebelum laga Grup A antara Korea Selatan dan Bangladesh di Stadion Kakamigahara Green pada Jumat. Saat para pemain Korea Selatan berdiri menghadap bendera nasional dan menunggu lagu kebangsaraan mereka diperdengarkan, justru lagu kebangsaan Korea Utara yang terdengar melalui pengeras suara stadion.

Kesalahan tersebut membuat sejumlah pemain Korea Selatan terlihat kebingungan. Penyiar stadion kemudian meminta maaf karena memutar lagu kebangsaan yang keliru.

Lagu kebangsaan Korea Selatan akhirnya diperdengarkan, tetapi bukan dalam seremoni resmi sebelum pertandingan. Lagu tersebut baru dimainkan ketika kedua tim sedang melakukan prosesi saling memberi salam.

Korea Selatan tetap tampil di pertandingan tersebut dan berhasil mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 5-0.

Delegasi Korea Selatan langsung menyampaikan protes resmi kepada panitia penyelenggara. Surat tersebut dikirim atas nama ketua delegasi Lee Sang-hyun dan berisi permintaan agar panitia memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut, menyampaikan permintaan maaf resmi, serta mengambil langkah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Komite Olahraga dan Olimpiade Korea Selatan menilai kesalahan tersebut sebagai persoalan serius. Menurut komite, pemutaran lagu kebangsaan yang salah dalam ajang olahraga internasional yang mempertemukan banyak negara tidak dapat dianggap sebagai kesalahan biasa.

"Memainkan lagu kebangsaan yang salah, yang merepresentasikan sebuah negara, adalah sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi dalam kompetisi olahraga multinasional," kata Presiden Korean Sport & Olympic Committee Ryu Seung-min, dilansir Korea Herald.

"Komite menganggap masalah ini sangat serius dan akan terus mendesak penyelenggara untuk menentukan bagaimana kesalahan tersebut bisa terjadi serta memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi," lanjutnya.

Kesalahan pemutaran lagu kebangsaan tersebut menambah daftar persoalan yang sebelumnya telah disampaikan delegasi Korea Selatan terkait persiapan Asian Games Aichi-Nagoya.

Pada Selasa lalu, delegasi Korea Selatan juga melayangkan protes setelah dalam sebuah upacara penyambutan kedatangan kapal pesiar yang digunakan sebagai bagian dari tempat tinggal atlet, muncul seorang pengisi acara yang mengenakan kostum menyerupai Toyotomi Hideyoshi.

Toyotomi Hideyoshi merupakan pemimpin militer Jepang yang melancarkan invasi ke Korea pada akhir abad ke-16. Kemunculan karakter tersebut dalam acara penyambutan memicu keberatan dari Komite Olahraga dan Olimpiade Korea Selatan.

Pejabat Korea Selatan sebelumnya juga menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi tempat tinggal atlet serta keterlambatan administratif yang berdampak pada transportasi dan sejumlah kebutuhan logistik lainnya selama persiapan Asian Games.

 

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Khotbah Lantang di Pesawat, Dua Pendeta Didenda Rp 13 Juta


Most Popular
Features