Menkes Masih Tunggu Pencairan Rp20 T untuk Tunggakan BPJS Kesehatan
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara mempercepat pencairan dana Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan. Pasalnya, Budi mulai menerima laporan dari sejumlah rumah sakit terkait pembayaran dari BPJS Kesehatan yang membutuhkan waktu semakin lama.
Budi mengatakan persoalan pencairan dana BPJS Kesehatan menjadi salah satu hal yang langsung ia sampaikan kepada Suahasil setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan.
"Tadi malam pas dilantik Pak Suahasil kan saya sudah kenal lama. Jadi saya minta Pak Suahasil, ini salah satu yang penting adalah pencairan dana BPJS," kata Budi saat ditemui usai Indonesia Health Partners Meeting (IHPM) ke-4 di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Menurut Budi, kondisi keuangan BPJS Kesehatan perlu dijaga karena berkaitan langsung dengan pembayaran klaim kepada rumah sakit. Jika BPJS mengalami kekurangan dana, pembayaran kepada fasilitas kesehatan dikhawatirkan ikut tertunda.
"Karena BPJS kalau kekurangan dana, dia kan bayarnya ke rumah sakit nanti akan tertunda," ujarnya.
Budi mengaku telah mendapatkan laporan dari sejumlah rumah sakit mengenai pembayaran BPJS Kesehatan yang semakin lama.
"Di situ saya sudah dapat laporan dari beberapa rumah sakit bahwa pembayarannya sudah makin lama, makin panjang dari BPJS," kata Budi.
Pemerintah sebelumnya disebut menyiapkan suntikan dana sekitar Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan guna membantu kondisi keuangannya. BPJS Kesehatan juga menghadapi tekanan karena nilai pembayaran klaim lebih besar dibandingkan penerimaan dari iuran peserta.
Budi mengatakan anggaran untuk BPJS Kesehatan tersebut sebenarnya sudah tersedia. Namun, pencairannya masih membutuhkan regulasi dari Kementerian Keuangan.
"Itu kan semuanya uangnya sudah ada, tinggal dibuatkan Peraturan Menteri Keuangannya," ujarnya.
Menurut Budi, Suahasil telah menyatakan kesediaannya membantu mempercepat proses tersebut.
"Pak Menkeu tadi malam sudah bilang, 'Ya nanti dia akan bantu,' agar bisa cepat dicairkan ke BPJS sampai bisa dibayar," katanya.
Ketika ditanya mengenai target waktu pencairan dana tersebut, Budi berharap prosesnya dapat dilakukan dalam waktu dekat.
"Doain mudah-mudahan kalau bisa bulan ini, bagus, gitu kan," pungkasnya.