5 Makanan Terbaik untuk Membersihkan Paru-Paru dari Polusi Udara
Jakarta, CNBC Indonesia - Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar keberbagai wilayah termasuk di Jakarta, menciptakan polusi udara baru.
Abu vulkanik terdiri atas fragmen batuan, kristal mineral, dan kaca vulkanik yang dihasilkan selama letusan gunung berapi. Partikel-partikel abu vulkanik terasa seperti pecahan kaca yang sangat halus dan tidak larut dalam air.
Selain mengenakan masker untuk mencegah terhirupnya abu vulkanik, masyarakat juga bisa meningkatkan perlindungan diri lewat makanan bergizi yang bagus untuk kesehatan paru-paru. Berikut adalah paparannya dilansir Verywell Health:
1. Apel
Apel merupakan makanan super karena kaya nutrisi dan mampu menjaga kesehatan paru-paru. Sebuah penelitian menemukan bahwa apel dan tomat dapat menunda penurunan fungsi paru-paru pada orang dewasa.
2. Buah bit
Bit baik untuk paru-paru karena kaya akan nitrat, yang diubah tubuh menjadi oksida nitrat untuk mengendurkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran oksigen. Studi menunjukkan bahwa jus bit yang kaya nitrat dapat meningkatkan jarak berjalan kaki dan stamina pada orang dengan kondisi paru-paru seperti COPD (penyakit paru obstruktif kronik).
3. Labu kuning
Labu kuning kaya akan antioksidan, zinc, dan zat besi. Para peneliti menemukan sayuran ini dapat membantu penyakit pernafasan akut seperti ISPA, karena khasiatnya yang meningkatkan kekebalan.
4. Tomat
Tomat baik untuk paru-paru karena mengandung likopen tingkat tinggi, antioksidan kuat yang membantu mengurangi peradangan dan melindungi jaringan paru-paru.
Studi yang dilakukan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menunjukkan bahwa makan tomat segar secara rutin dikaitkan dengan penurunan fungsi paru-paru yang lebih lambat dari waktu ke waktu, terutama pada mantan perokok.
5. Sayuran Berdaun Hijau
Tingginya konsumsi buah dan sayur seperti bayam, pakcoy, dan sawi dikaitkan dengan rendahnya risiko penyakit paru-paru. Sayuran berdaun hijau adalah sumber nitrat makanan utama dalam makanan manusia.
Sayuran berdaun hijau kaya akan vitamin K1, yang membantu meningkatkan kapasitas pernapasan dan menurunkan risiko penyakit paru-paru kronis.
(hsy/hsy)