Rencana Besar Bisnis Sunway Healthcare Group, Bidik Pulau Kalimantan
Kuala Lumpur, CNBC Indonesia - Sunway Healthcare Group berencana untuk terus menambah jumlah Sunway Medical Centre dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang. Rencana tersebut disampaikan oleh Chief Financial Officer Sunway Healthcare Group Chelsea Cheng dalam perbincangan di The Library Sunway Sanctuary, Sunway City, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (28/8/2026).
Sebagai catatan, saat ini terdapat lima Sunway Medical Centre yang tersebar di lima wilayah Malaysia, yaitu Sunway City Kuala Lumpur, Velocity Kuala Lumpur, Penang, Damansara, dan Ipoh. Khusus untuk Sunway Medical Centre berstatus flagship hospital atau rumah sakit unggulan.
"Saat ini kami memiliki tiga RS on the pipeline yang terkonfirmasi akan dibangun," ujar Chelsea.
Pertama, Sunway Medical Centre di Johor. Lokasinya sangat dekat dengan Singapura. Menurut Chelsea, akan ada ekosistem pendukung Sunway Medical Centre Johor sebagaimana yang tersedia di Sunway City, mulai dari hotel, mal, hingga perkantoran.
"Untuk fase pertama akan memiliki kapasitas 400 tempat tidur," kata Chelsea.
Dia menjelaskan, manajemen juga mempertimbangkan untuk membuat pelayanan senior living (panti jompo). Sebab, Singapura saat ini mengalami aging population (populasi menua).
"Keberadaan RS di Johor juga menghadirkan keunggulan dibandingkan kompetitor. RS ini juga ditujukan untuk keluarga Malaysia dan Indonesia yang ingin mendapatkan second opinion. Kami melihat ada peluang di sini," ujar Chelsea.
Kedua, Sunway Medical Centre di Seremban. Lokasi daerah ini 16 kilometer dari Kuala Lumpur. Rencananya, menurut Chelsea, Sunway Medical Centre Seremban akan berkapasitas 270 tempat tidur.
Ketiga, Sunway Medical Centre di Putrajaya. Lokasi ibu kota administratif Malaysia itu 30 kilometer dari Kuala Lumpur, tapi dekat dengan bandara. Lokasi Sunway Medical Centre Putrajaya berada di seberang stasiun MRT.
Keunggulan lain, menurut Chelsea, adalah dekat dengan RS Putrajaya dan Institut Kanker Negara. Ini penting karena dokter yang berpraktek di RS pemerintah boleh berpraktek di RS swasta satu hari selama seminggu.
"Itulah tiga RS yang terkonfirmasi akan dibangun dalam waktu dekat," kata Chelsea.
Terkait Malaysia bagian timur, dia menjelaskan kalau manajemen tertarik untuk membangun RS di Serawak, tepatnya di Kuching. Di sana banyak masyarakat yang berobat dari Kalimantan.
"Kami masih mencari lokasi yang tepat," ujar Chelsea.
Lebih lanjut, dia tidak menampik ada dampak dari ketidakpastian ekonomi global yang turut berdampak kepada peningkatan biaya konstruksi pembangunan RS. Akan tetapi, Sunway memiliki lini konstruksi yang solid sehingga biaya konstruksi pembangunan tersebut bisa dikendalikan.
(miq/miq)