Pramono Pastikan Program LPDP Khusus Jakarta Dijalankan Tahun Depan
Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program beasiswa LPDP Jakarta akan tetap dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang.
Keputusan ini diambil untuk merespons usulan Komisi E DPRD DKI Jakarta yang sempat meminta program tersebut ditunda agar anggarannya dialihkan untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang rusak.
Mengutip CNNIndonesia (24/8), Pramono menjelaskan bahwa penanganan sekolah rusak tidak akan mengganggu alokasi beasiswa, sebab Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan skema pendanaan khusus menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Proses pengerjaan fisik untuk beberapa sekolah bahkan dijadwalkan mulai berjalan bulan depan.
"Hal yang berkaitan dengan sekolah-sekolah rusak termasuk SD Negeri 9, 11 dan sebagainya, pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan sebagian mengambil dana dari KLB dan sekarang ini kan sudah saya putuskan untuk pembangunannya dimulai bulan depan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8).
Ia menekankan bahwa anggaran yang disiapkan untuk perbaikan fisik sekolah dari dana kompensasi KLB tersebut justru nilainya lebih besar dibanding nilai usulan awal. Dengan begitu, dua fokus pendidikan-peningkatan kualitas sarana fisik dan penyediaan beasiswa tingkat lanjut yang dapat berjalan beriringan tanpa saling mengorbankan.
Mengutip Antara, Komisi E DPRD DKI Jakarta sebelumnya meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunda rencana program LPDP khusus Jakarta dan mengalihkan anggarannya untuk kebutuhan pendidikan yang dinilai lebih mendesak.
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M Subki menilai, kondisi seperti memperbaiki sekolah rusak dan menambah kuota sekolah swasta gratis lebih mendesak dibandingkan dengan menjalankan program LPDP Jakarta.
"Kalau sekiranya memang LPDP ini belum termasuk urgen, belum termasuk prioritas, boleh juga kita lirik sekolah-sekolah yang lebih memerlukan," ucap Subki.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan program LPDP Jakarta merupakan upaya agar anak-anak di ibu kota mampu mengenyam pendidikan di luar negeri.
Nahdiana juga memaparkan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah menyiapkan rancangan anggaran sebesar Rp99,9 miliar untuk program LPDP Jakarta yang direncanakan akan dimulai pada 2027.
(lih/haa)