Angka PHK Singapura Cetak Rekor, Nyaris Dekati Level Pandemi

Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
Senin, 03/08/2026 15:55 WIB
Foto: Ilustrasi resesi Singapura. AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Singapura melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari lima tahun pada kuartal kedua tahun 2026. Kendati demikian, pasar tenaga kerja secara keseluruhan dinilai tetap stabil seiring dengan pertumbuhan lapangan kerja yang terus berlanjut.

Melansir Channel New Asia, berdasarkan data awal pasar tenaga kerja yang dirilis oleh Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MOM) pada Jumat (31/7), sebanyak 4.500 pekerja terkena PHK pada kuartal kedua tahun ini. Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan dari kuartal sebelumnya yang mencatat 3.830 pekerja.

Jumlah PHK kali ini menjadi yang tertinggi sejak kuartal keempat 2020, di mana saat itu terjadi 5.640 kasus PHK akibat dampak pandemi. Kenaikan ini juga mendongkrak rasio PHK dari 1,6 menjadi 1,9 per 1.000 karyawan.


"Peningkatan tersebut terkonsentrasi di beberapa sektor yang berorientasi ekspor, terutama didorong oleh restrukturisasi bisnis," jelas pihak MOM dalam keterangannya.

Sebelumnya pada bulan Juni, Kementerian melaporkan bahwa restrukturisasi yang sedang berlangsung di sektor profesional dan berbasis pengetahuan telah memicu pergeseran tren PHK yang signifikan, khususnya di kalangan pemegang gelar sarjana serta pekerja senior berusia 50 hingga 59 tahun.

Pertumbuhan Lapangan Kerja Tetap Stabil

Di tengah badai PHK, total lapangan kerja di Singapura justru meningkat sebanyak 10.700 pada kuartal kedua, naik dari 9.400 pada kuartal sebelumnya.

Pertumbuhan lapangan kerja penduduk lokal terus tumbuh di sektor layanan penting dan publik, meski dalam laju yang melambat. Sementara itu, pertumbuhan lapangan kerja pada kuartal ini didominasi oleh non-penduduk, khususnya di sektor konstruksi dan manufaktur.

Tingkat pengangguran juga dilaporkan stabil di level rendah. Per Juni 2026, tingkat pengangguran keseluruhan bertahan di angka 2 persen. Pengangguran penduduk stabil di 2,9 persen, sedangkan tingkat pengangguran untuk warga negara Singapura turun tipis dari 3,1 persen menjadi 3 persen.

Laporan lengkap mengenai pasar tenaga kerja kuartal kedua ini dijadwalkan rilis pada pertengahan September mendatang.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Spider-Man: Brand New Day Raup Pendapatan Rp15,3 T Secara Global