4 Gejala Gincal Rusak Bisa Terlihat Saat Kencing, Jangan Anggap Remeh

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Senin, 27/07/2026 06:40 WIB
Foto: Ilustrasi (Photo by Robina Weermeijer on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kesehatan ginjal menjadi sangat krusial bagi manusia, karena salah satu organ penting dalam tubuh.

Ginjal berfungsi menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan serta zat kimia dalam tubuh. Organ ini menyaring limbah metabolisme dan racun dari darah, lalu membuangnya dalam bentuk urine.

Jika fungsinya menurun, ginjal tak lagi efektif dalam menyaring racun di dalam tubuh. Akibatnya, racun akan terus menumpuk dan bisa berakibat fatal.


Gangguan ginjal di Indonesia menunjukkan cukup mengkhawatirkan. Laporan 2024 mencatat, lebih dari 1,5 juta orang mengalami gagal ginjal sepanjang 2023, dengan beban pembiayaan kesehatan mencapai Rp2,92 triliun.

Ginjal yang bermasalah ternyata bisa terdeteksi dari air urine yang dikeluarkan. Warna urine yang normal berkisar dari kuning pucat hingga kuning tua, tergantung hidrasi tubuh.

1. Air kencing berbusa

Air kencing yang berbusa dan bergelembung, mirip dengan busa pada bir, yang tidak cepat hilang, bahkan setelah disiram dapat menjadi indikasi serius penyakit ginjal.

Mengutip American Kidney Funds, kondisi tersebut menunjukkan adanya proteinuria (protein dalam urin). Filter ginjal (glomeruli) yang rusak memungkinkan protein, yang seharusnya tetap berada dalam darah, bocor ke dalam air kencing.

2. Perubahan warna air kencing

Air kencing yang berwarna merah, pink, atau cokelat dapat mengindikasikan hematuria (darah dalam urin), yang sering kali berarti filter rusak atau ada batu, infeksi, atau penyakit ginjal serius.

Air kencing berwarna keruh dapat mengindikasikan infeksi, sedangkan urine berwarna cokelat tua, seperti kopi, atau teh dapat menunjukkan disfungsi ginjal yang parah atau penumpukan limbah.

3. Perubahan frekuensi kencing

Salah satu tanda paling umum dari gagal ginjal akut adalah buang air kecil jauh lebih sedikit dari biasanya. Hal ini terjadi karena ginjal gagal menyaring cairan dari tubuh.

Selain itu, sering terbangun untuk buang air kecil di malam hari dapat menjadi tanda awal kerusakan ginjal.

Pada kasus gagal ginjal yang parah dan lanjut, mungkin terjadi penghentian total produksi urine.

4. Air kencing yang berbau

Bau yang menyengat dan tidak biasa dapat terjadi ketika racun menumpuk di dalam tubuh dan dikeluarkan, suatu kondisi yang dikenal sebagai uremia.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Trump Puji Piala Dunia 2026 sebagai Salah Satu Acara Terbesar