4 Gejala Ginjal Bermasalah yang Bisa Terlihat dari Air Kencing

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
16 March 2026 13:45
Ilustrasi buang air kecil. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi buang air kecil. (Dok. Freepik)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Ginjal berfungsi sebagai organ penting yang menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan serta zat kimia dalam tubuh. Organ ini menyaring limbah metabolisme dan racun dari darah, lalu membuangnya dalam bentuk urine.

Saat fungsi ginjal terganggu, tubuh tidak lagi mampu menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah secara efektif. Akibatnya, zat sisa metabolisme dan racun dapat menumpuk dalam tubuh sehingga memicu berbagai keluhan seperti mudah lelah, mual, bengkak pada kaki atau wajah, hingga masalah organ lain yang dapat berakibat fatal.

Ginjal yang bermasalah ternyata bisa terdeteksi dari air urine yang dikeluarkan. Warna urine yang normal berkisar dari kuning pucat hingga kuning tua, tergantung hidrasi tubuh.

1. Air kencing berbusa

Air kencing yang berbusa dan bergelembung, mirip dengan busa pada bir, yang tidak cepat hilang, bahkan setelah disiram dapat menjadi indikasi serius penyakit ginjal. 

Mengutip American Kidney Funds, kondisi tersebut menunjukkan adanya proteinuria (protein dalam urin). Filter ginjal (glomeruli) yang rusak memungkinkan protein, yang seharusnya tetap berada dalam darah, bocor ke dalam air kencing.

2. Perubahan warna air kencing

Air kencing yang berwarna merah, pink, atau cokelat dapat mengindikasikan hematuria (darah dalam urin), yang sering kali berarti filter rusak atau ada batu, infeksi, atau penyakit ginjal serius.

Air kencing berwarna keruh dapat mengindikasikan infeksi, sedangkan urine berwarna cokelat tua, seperti kopi, atau teh dapat menunjukkan disfungsi ginjal yang parah atau penumpukan limbah.

3. Perubahan frekuensi kencing

Salah satu tanda paling umum dari gagal ginjal akut adalah buang air kecil jauh lebih sedikit dari biasanya. Hal ini terjadi karena ginjal gagal menyaring cairan dari tubuh.

Selain itu, sering terbangun untuk buang air kecil di malam hari dapat menjadi tanda awal kerusakan ginjal.

Pada kasus gagal ginjal yang parah dan lanjut, mungkin terjadi penghentian total produksi urine.

4. Air kencing yang berbau

Bau yang menyengat dan tidak biasa dapat terjadi ketika racun menumpuk di dalam tubuh dan dikeluarkan, suatu kondisi yang dikenal sebagai uremia.

(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 7 Kebiasaan yang Merusak Fungsi Ginjal dengan Cepat, Hentikan!


Most Popular
Features