5 Asupan Harian Pemicu Kanker, Sudah Banyak Bukti Medisnya

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
23 July 2026 17:10
Ilustrasi Mi Instan (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi Mi Instan (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Pola makan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi risiko berbagai penyakit, termasuk kanker. Salah satu zat yang kerap menjadi perhatian para peneliti adalah akrilamida, senyawa kimia yang dapat terbentuk pada makanan saat dimasak dengan suhu tinggi.

Akrilamida bukan merupakan bahan tambahan pangan, melainkan terbentuk secara alami ketika makanan yang kaya pati dipanggang, digoreng, atau dibakar. Sejumlah penelitian menunjukkan paparan akrilamida dalam jumlah tinggi berpotensi meningkatkan risiko kanker, meski penelitian mengenai dampaknya pada manusia masih terus berlangsung.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mencatat, akrilamida umumnya terbentuk pada makanan nabati yang mengandung pati ketika dimasak pada suhu di atas 120 derajat Celsius. Oleh sebab itu, sejumlah otoritas kesehatan menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan dengan kadar akrilamida tinggi.

Berikut beberapa makanan yang diketahui dapat mengandung akrilamida dalam jumlah cukup tinggi, dikutip dari berbagai sumber:

1. Gorengan

Keripik kentang, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya yang digoreng merupakan salah satu penyebab terbesar. Akrilamida terbentuk ketika gula alami dalam kentang bereaksi dengan asam amino pada suhu tinggi.

Semakin lama dan semakin gelap penggorengan atau pemanggangan, maka semakin tinggi kandungannya. Menurut studi keamanan pangan, kadar akrilamida dalam keripik kentang dapat berkisar antara 300 hingga lebih dari 2.000 µg/kg, sedangkan kentang goreng dapat berkisar antara 200 hingga 700 µg/kg.

Merebus atau menggoreng dengan udara (air fryer), serta menghindari penggorengan berlebihan, dapat membantu menurunkan kadar akrilamida.

2. Biskuit, kue kering, dan ciki

Biskuit dan kue kering ini sering dipanggang pada suhu tinggi dan dapat mengandung tidak hanya akrilamida tetapi juga bahan pengawet tambahan dan gula rafinasi. Penelitian menunjukkan kadar akrilamida dalam biskuit dapat berkisar antara 160 hingga 1.000 µg/kg, tergantung pada bahan dan metode pemanggangan.

Jika Anda menyukai camilan saat minum teh, pertimbangkan versi yang dipanggang sebentar atau buatan sendiri yang menggunakan tepung gandum utuh dan lebih sedikit gula.

3. Roti panggang dan roti kecokelatan

Semakin gelap warna roti panggang, semakin banyak akrilamida yang mungkin ada di dalamnya. Warna cokelat tua itu menandakan pemasakan dengan suhu tinggi, yang meningkatkan pembentukan zat kimia tersebut. Pemanggangan yang lebih terang secara signifikan menurunkan risikonya.

Kadar akrilamida dalam roti panggang dapat berkisar antara 50 hingga 500 µg/kg, dengan roti panggang yang lebih gelap cenderung lebih tinggi. Roti gandum utuh atau multigrain yang dipanggang dengan lembut merupakan pilihan yang lebih aman dan sehat.

4. Mie instan

Akrilamida bisa ditemukan dalam mi instan, terutama pada mi yang dibuat melalui proses penggorengan atau pemanasan pada suhu tinggi.

Akrilamida terbentuk secara alami ketika makanan yang mengandung karbohidrat dan asam amino tertentu (terutama asparagin) dipanaskan pada suhu tinggi. Proses ini dikenal sebagai reaksi Maillard, yang juga membuat makanan menjadi kecokelatan dan menghasilkan aroma serta rasa khas.

Pada mi instan, akrilamida dapat terbentuk terutama selama proses penggorengan mi untuk mengurangi kadar airnya. Namun, jumlahnya dapat berbeda-beda tergantung pada bahan baku, suhu, dan lama pemrosesan.

5. Kopi sachet instan

Akrilamida dapat terbentuk saat biji kopi dipanggang pada suhu tinggi. Zat ini dikategorikan sebagai probable carcinogen. 

Selain itu, kopi instan biasanya mengandung gula dan krimer dalam jumlah cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang, asupan gula berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Obesitas sendiri berkaitan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker. 

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 5 Makanan Paling Disukai Sel Kanker, Warga RI Paling Doyan


Most Popular
Features