Pelatih Jepang Puji Hong

Eks Pelatih Korea Selatan Terbang ke AS, Buka Suara Soal Son Heung-min

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Sabtu, 04/07/2026 16:45 WIB
Foto: Pelatih Korea Selatan, Hong Myung-Bo saat Konferensi Pers Jelang Pertandingan Korea Selatan melawan Afrika Selatan. 23/6. (Tangkapan Layar FIFA)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hong Myung-bo, mantan pelatih kepala tim nasional sepak bola putra Korea Selatan yang penuh kontroversi, sekali lagi membela keputusannya untuk tidak menurunkan pemain bintang Son Heung-min sebagai starter dalam pertandingan terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026. Ia juga membantah rumor tentang perselisihan di antara para pemain.

Mengutip Korean Herald, pria berusia 57 tahun itu sempat berbicara singkat kepada wartawan di Bandara Incheon pada Kamis sore, sebelum berangkat ke Los Angeles.

Hong menegaskan kembali pendiriannya tentang keputusan kontroversialnya untuk menarik kapten tim, Son, dari bangku cadangan, dalam pertandingan terakhir dan penentu Grup A Korea Selatan melawan Afrika Selatan. Ia membantah rumor bahwa perubahan susunan pemain tersebut disebabkan oleh konflik di antara para pemain.


"Saya rasa tidak ada yang bisa mengatakan apakah keputusan (untuk mencadangkan Son) adalah keputusan yang tepat," kata Hong, dikutip dari Korean Herald, Sabtu (4/7/2026).

"Tidak ada yang menyangka Oh Hyeon-gyu akan mencetak gol kemenangan melawan Republik Ceko (di pertandingan pertama) setelah ia masuk menggantikan Son, dan hasil yang diinginkan tidak terjadi ketika kami membuat pilihan yang sama di pertandingan berikutnya."

Son, yang secara luas dianggap sebagai salah satu pemain Asia terbaik sepanjang masa, tidak bermain sebanyak yang diharapkan di Piala Dunia. Ia menjadi starter di pertandingan pertama babak penyisihan grup melawan Republik Ceko, tetapi Oh menggantikannya pada menit ke-69. Son kembali menjadi starter di pertandingan kedua melawan Meksiko, tetapi Oh menggantikannya pada menit ke-57. Son tidak menjadi starter di pertandingan ketiga melawan Afrika Selatan dan dimasukkan ke lapangan pada babak kedua.

Oh Hyeon-gyu dari Korea Selatan masuk sebagai pemain pengganti untuk menggantikan Son Heung-min dari Korea Selatan saat pertandingan Meksiko vs Korea Selatan - Estadio Guadalajara, Guadalajara, Meksiko - 18 Juni 2026. REUTERS/Amanda Perobelli Foto: Oh Hyeon-gyu dari Korea Selatan masuk sebagai pemain pengganti untuk menggantikan Son Heung-min dari Korea Selatan saat pertandingan Meksiko vs Korea Selatan - Estadio Guadalajara, Guadalajara, Meksiko - 18 Juni 2026. REUTERS/Amanda Perobelli

Dengan satu kemenangan, dua kekalahan, dan selisih gol minus satu, Korea Selatan finis di peringkat ke-34 dan gagal lolos ke babak gugur turnamen. Tersingkirnya mereka di awal turnamen menyebabkan kemarahan nasional dan pengunduran diri Hong dari jabatannya.

"Saya rasa itu tidak adil. Sebagai pelatih, saya harus bertanggung jawab," kata Hong, menambahkan bahwa ia kecewa karena persiapan tim tidak menghasilkan hasil yang diinginkan.

Hong juga membantah rumor bahwa Jens Castrop, yang bermain untuk Borussia Mönchengladbach di Bundesliga, tidak dimasukkan dalam dua pertandingan pertama Korea di babak penyisihan grup karena melanggar aturan tim.

Mengutip Korean JoongAng Daily, Hong juga tidak berkomentar mengenai seruan beberapa anggota parlemen untuk mengadakan sidang parlemen terkait pengangkatannya sebagai manajer tim nasional oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), serta operasi keseluruhan organisasi tersebut. Hong dan Presiden KFA Chung Mong-gyu dilaporkan sedang dipertimbangkan sebagai saksi.

Namun demikian, Hong mengakui bahwa ia memang memiliki "sesuatu untuk dikatakan, tetapi cerita itu akan terungkap suatu hari nanti."

Ia diperkirakan akan tetap berada di Los Angeles untuk sementara waktu untuk beristirahat.

Ketika ditanya apakah ia akan menghadiri sidang tersebut, Hong menjawab bahwa ia tidak tahu, karena "Saya tidak tahu kapan saya akan kembali."

Pelatih Jepang Kasih Respons

Pelatih tim nasional Jepang, Hajime Moriyasu, membela mantan pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, dengan mengatakan bahwa ia tidak percaya Hong pantas dikenang sebagai pelatih tim nasional terburuk Korea.

Berbicara pada konferensi pers di Tokyo pada hari Rabu setelah kembali ke Jepang bersama skuadnya, Moriyasu ditanya oleh seorang reporter Korea tentang penilaiannya terhadap tim nasional Korea.

"Saya tidak cukup mengetahui situasi di Korea, jadi hanya sedikit yang bisa saya katakan," kata Moriyasu, dikutip dari The Korea Times, Sabtu (4/7/2026).

"Tetapi Hong dan saya tetap berhubungan sebagai rival dan teman. Saya tidak berpikir dia harus dianggap sebagai pelatih terburuk dalam sejarah sepak bola Korea. Dia berjuang tanpa lelah untuk sepak bola Korea."

Moriyasu menambahkan bahwa Hong telah melakukan semua yang dia bisa dalam keadaan tersebut.

"Dia memberikan yang terbaik. Evaluasi selalu berdasarkan hasil, tetapi itu tidak berarti semua yang telah dia lakukan sampai saat ini salah," katanya sambil tersenyum. "Saya harap media Korea juga akan melaporkan aspek positifnya."

Son Heung-min dari Korea Selatan tampak kecewa setelah pertandingan saat pertandingan Afrika Selatan vs Korea Selatan di Estadio Monterrey, Monterrey, Meksiko - 24 Juni 2026. REUTERS/Raquel Cunha Foto: Son Heung-min dari Korea Selatan tampak kecewa setelah pertandingan saat pertandingan Afrika Selatan vs Korea Selatan di Estadio Monterrey, Monterrey, Meksiko - 24 Juni 2026. REUTERS/Raquel Cunha


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Timnas Iran Gagal di Piala Dunia, Kepala Keamanan AS Berjoget Ria