Pilot Gadungan Ditangkap, Sudah Terbang 900 Kali

Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
Kamis, 11/06/2026 13:40 WIB
Foto: Ilustrasi. (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai penerbangan terbesar di Kanada, Air Canada, diguncang skandal keselamatan yang luar biasa. Seorang pilot senior yang telah menerbangkan ratusan penerbangan komersial dan mengangkut ribuan penumpang selama bertahun-tahun, ditemukan beroperasi menggunakan lisensi pilot dan sertifikat medis palsu.

Mengutip CNN International, Otoritas penerbangan sipil Kanada (Transport Canada) bersama pihak kepolisian federal (RCMP) menangkap Geoffrey Wall setelah laporan investigasi internal yang mencurigakan terkait dokumen ketenagakerjaannya. Wall kini menghadapi tuntutan pidana dan ditangkap pada 1 Juni 2026. Penyelidik mengatakan ia telah memimpin lebih dari 900 penerbangan domestik dan internasional dari tahun 2009 hingga 2025, tanpa pernah memperoleh lisensi yang sah atau menyelesaikan ujian wajib.

Penyelidikan tersebut bermula ketika petugas menemukan kejanggalan dalam dokumen lisensi Wall saat pemeriksaan rutin pada 2025. Temuan tersebut memicu operasi investigasi yang kemudian mengungkap dugaan pemalsuan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Polisi menyebut kasus ini seperti skenario film karena lamanya penipuan berlangsung tanpa terdeteksi.


"Investigasi ini dan detail di sekitarnya seperti skenario film. Ia naik ke posisi pilot dan selama hampir 17 tahun mereka menerbangkan Boeing 767, 777, dan 787 sambil mendapatkan gaji hampir US$ 2 juta (Rp 35 miliar)," demikian isi pernyataan Canada Air.

Dalam kasus ini, Wall memiliki lisensi untuk menerbangkan pesawat komersial selama 27 tahun kariernya di Air Canada, tetapi polisi mengatakan dia tidak pernah memiliki Lisensi Pilot Transportasi Udara untuk Pesawat Terbang, yang juga dikenal sebagai ATPL-A, yang dibutuhkan ketika dia dipromosikan menjadi kapten pada tahun 2009.

"Kasus ini sangat mirip dengan seorang dokter yang memiliki lisensi untuk praktik kedokteran umum tetapi melakukan operasi otak di kantornya," kata Milinovich. "Ada persyaratan dan peraturan tambahan untuk penunjukan profesional yang ada karena suatu alasan."

Wall pensiun pada tahun 2025 sebelum investigasi regulasi dan kriminal.

Air Canada mencatat bahwa Wall secara rutin menunjukkan bahwa ia mampu menerbangkan pesawat besar dengan aman.

"Keselamatan penerbangan tidak terganggu oleh insiden ini karena semua pilot di Air Canada menjalani pelatihan berkala wajib setiap enam bulan untuk memvalidasi kompetensi terbang mereka, termasuk pemeriksaan penerbangan dengan pilot pemeriksa bersertifikat Transport Canada setiap 12 bulan," kata Air Canada dalam pernyataan yang diposting pada hari Senin (8/6).

"Namun, perizinan yang sesuai adalah lapisan penting dari pendekatan berlapis industri penerbangan terhadap keselamatan, sehingga Air Canada menangani masalah ini dengan sangat serius," lanjut pernyataan maskapai tersebut.

Wall didenda oleh Transport Canada dan menghadapi tujuh dakwaan pidana, termasuk penipuan lebih dari $5.000, dua dakwaan pemalsuan dokumen, dan tiga dakwaan kepemilikan merek palsu, kata polisi. Ia diperkirakan akan hadir di pengadilan pada 29 Juni 2026.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Juarai Liga Champions, PSG Rayakan Kemenangan bersama Presiden Macron