Gwyneth Paltrow Dikecam Gegara Bintangi Iklan Properti Israel

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
11 June 2026 12:35
Gwyneth Paltrow
Foto: courtecy CNBC

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktris peraih Oscar, Gwyneth Paltrow, menuai gelombang kecaman di media sosial setelah menjadi wajah promosi proyek apartemen mewah senilai jutaan dolar di Israel. Bintang Hollywood itu bahkan mendapat julukan "Genocide Queen" dari sejumlah warganet yang menuduhnya mendukung tindakan Israel di Gaza.

Kontroversi bermula setelah Paltrow tampil dalam iklan proyek hunian mewah bernama 51 Park yang berlokasi di Herzliya, kota pesisir dekat Tel Aviv, Israel. Dalam iklan tersebut, Paltrow mempromosikan kompleks dua menara setinggi 51 lantai yang dibangun tepat di samping taman kota Herzliya.

Melansir Jerusalem Post, Kamis (11/6/2026), video iklan menampilkan Paltrow yang memulai pagi di apartemennya di New York. Ia mengeluhkan pagi yang terlalu dini dan bahkan bercanda bahwa kopinya pun "butuh kopi". Setelah berlari di Central Park, ia kemudian meminta sopir mengantarkannya ke "51 Park".

Ketika sang sopir bertanya apakah yang dimaksud adalah New York, Paltrow menjawab sambil tersenyum, "Herzliya, Israel."

Tak lama setelah iklan tersebut tayang di Israel, media sosial dibanjiri komentar negatif yang mengaitkan keterlibatan Paltrow dengan konflik yang masih berlangsung di Gaza. Seorang pengguna media sosial menulis, "Gwyneth Paltrow mempromosikan penthouse US$10 juta di Herzliya saat Gaza terbakar dan Lebanon berdarah."

Komentar lain menyindir aktris tersebut dengan menyebut dirinya telah "secara sadar berpisah dari moralitas", merujuk pada istilah "consciously uncoupled" yang pernah digunakan Paltrow saat mengumumkan perceraiannya dengan vokalis Coldplay, Chris Martin.

Tak sedikit pula yang mengecam dugaan bayaran besar yang diterima Paltrow untuk membintangi iklan tersebut. Beberapa pengguna media sosial bahkan melontarkan serangan personal dan ancaman terhadap sang aktris.

Meski Paltrow tidak mengunggah iklan tersebut di akun Instagram pribadinya, kolom komentar pada unggahan terbarunya tetap dipenuhi tuduhan bahwa dirinya mendukung genosida. Sebagian pengguna menyebutnya sebagai "Genocide Queen".

Namun, tidak semua respons bernada negatif. Sejumlah pendukung Israel justru memuji langkah Paltrow dan menyebutnya berada di "sisi sejarah yang benar".

Paltrow sendiri selama ini cukup terbuka mengenai latar belakang Yahudinya. Aktris tersebut lahir dari keluarga dengan tradisi Yahudi dan Kristen. Sejak pecahnya perang antara Israel dan Hamas, ia juga pernah menyampaikan dukungan kepada para sandera yang ditahan di Gaza.

Kontroversi ini menambah daftar panjang figur publik Hollywood yang terseret perdebatan politik terkait konflik Timur Tengah. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah selebritas dunia juga pernah membintangi kampanye iklan di Israel, termasuk Morgan Freeman, Snoop Dogg, dan David Schwimmer.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Negaranya Perang Terus, Kenapa Warga Israel Paling Bahagia di Dunia?


Most Popular
Features