6 Fakta Piala Dunia 2026, Total Hadiah Termahal Sepanjang Sejarah

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Kamis, 11/06/2026 11:20 WIB
Foto: Tulisan FIFA World Cup 2026 terlihat di dalam MetLife Stadium pada tur stadion New York/New Jersey, Rabu (10/6/2026). (REUTERS/Jeenah Moon)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Piala Dunia 2026 bakal menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Tidak hanya menghadirkan jumlah peserta dan pertandingan terbanyak, ajang yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini juga akan membawa sejumlah perubahan yang belum pernah terjadi pada edisi sebelumnya.

Turnamen yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 itu akan menghadirkan total 48 tim peserta, naik dari 32 tim pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Dengan format baru tersebut, jumlah pertandingan melonjak dari 64 menjadi 104 laga.

Berikut lima fakta menarik yang membuat Piala Dunia 2026 berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, melansir Euro News, Kamis (11/6/226).


1. Pertama Kali Diikuti 48 Tim

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, FIFA memperluas jumlah peserta menjadi 48 negara. Tim-tim tersebut akan dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi empat negara.

Penambahan jumlah peserta membuat durasi turnamen menjadi lebih panjang, yakni 39 hari. Format baru ini juga membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari Afrika, Asia, dan zona CONCACAF untuk lolos kualifikasi, sebagai bagian dari upaya FIFA untuk memperluas representasi global kompetisi ini.

2. Digelar di Tiga Negara Sekaligus

Piala Dunia 2026 juga mencetak sejarah sebagai turnamen pertama yang diselenggarakan oleh tiga negara tuan rumah sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Secara total, akan ada 16 kota tuan rumah di seluruh Amerika Utara, dari Vancouver hingga Mexico City dan Miami. Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah sebagian besar pertandingan, termasuk semua pertandingan babak gugur mulai dari perempat final dan seterusnya.

3. Stadion Azteca akan Cetak Rekor Baru

Stadion Azteca di Mexico City akan menjadi stadion pertama dalam sejarah yang menggelar pertandingan di tiga edisi Piala Dunia putra, yakni 1970, 1986, dan 2026.

Stadion legendaris tersebut juga pernah menjadi lokasi dua final Piala Dunia yang ikonik, saat Brasil yang diperkuat Pele menjadi juara pada 1970 dan Argentina yang dipimpin Diego Maradona meraih trofi pada 1986.

Menjelang Piala Dunia 2026, pemerintah Meksiko bahkan memasang patung besar Pele di luar stadion sebagai penghormatan terhadap legenda sepak bola Brasil tersebut.

4. Cuaca Panas Jadi Ancaman Serius

Selain persaingan di lapangan, cuaca ekstrem diperkirakan menjadi salah satu tantangan terbesar selama turnamen berlangsung.

Laporan World Weather Attribution (WWA) menyebut hampir seperempat pertandingan berpotensi dimainkan dalam kondisi panas yang dapat membahayakan pemain maupun penonton.

Kota-kota seperti Miami, Kansas City, dan Philadelphia disebut memiliki risiko suhu tinggi dan kelembapan ekstrem selama Juni hingga Juli.

FIFA telah mempertimbangkan penerapan cooling break atau jeda pendinginan saat pertandingan berlangsung. Namun sejumlah ahli kesehatan dan iklim menilai durasi jeda tersebut masih terlalu singkat untuk membantu proses pendinginan tubuh dan rehidrasi secara optimal.

Para pakar bahkan mendesak FIFA menyesuaikan aturan terkait cuaca panas sesuai rekomendasi Federasi Internasional Pesepakbola Profesional (FIFPRO).

5. Final Bakal Ada Pertunjukan Musik ala Super Bowl

Piala Dunia 2026 juga berpotensi menghadirkan hiburan yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah final turnamen tersebut.

FIFA berencana menggelar pertunjukan musik pada jeda babak pertama final yang akan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat.

Konsep tersebut terinspirasi dari Super Bowl, kompetisi olahraga terbesar di Amerika Serikat yang terkenal dengan pertunjukan musik spektakulernya.

Menurut FIFA, sejumlah nama besar seperti Shakira, Madonna, hingga grup K-pop BTS disebut akan menjadi pengisi acara halftime show final Piala Dunia 2026. Pertunjukan tersebut akan diproduksi bersama organisasi Global Citizen dan melibatkan vokalis Coldplay, Chris Martin.

Jika terealisasi, pertunjukan tersebut akan menjadi yang pertama dalam sejarah final Piala Dunia putra, karena selama ini hiburan biasanya hanya disajikan sebelum kick-off atau pada upacara pembukaan dan penutupan turnamen.

6. Piala Dunia Termahal Sepanjang Sejarah

Total hadiah yang disiapkan untuk Piala Dunia mencapai US$871 juta atau sekitar Rp15,7 triliun (asumsi Rp18.000/US$). menjadikannya Piala Dunia paling mahal sepanjang sejarah.

Di bawah skema baru FIFA, setiap negara yang lolos ke Piala Dunia minimal langsung mendapat US$12,5 juta atau sekitar Rp225 miliar. Dana itu terdiri dari uang persiapan sebesar US$2,5 juta dan bonus kelolosan sebesar US$10 juta. Jumlah tersebut meningkat dibanding Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu FIFA hanya memberikan dana persiapan US$1,5 juta dan bonus kelolosan US$9 juta untuk tiap tim peserta.

Selain bonus awal, negara peserta juga akan menerima hadiah tambahan berdasarkan prestasi di turnamen. Berikut rinciannya:

  • Juara Piala Dunia 2026 diperkirakan menerima US$53,5 juta atau sekitar hampir Rp1 triliun, naik dari US$42 juta pada 2022.
  • Juara dua atau runner-up diproyeksikan mendapat US$36,5 juta (Rp650 miliar)
  • Juara ketiga US$32,5 juta (Rp585 miliar)
  • Juara keempat US$30,5 juta (Rp550 miliar).

(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Juarai Liga Champions, PSG Rayakan Kemenangan bersama Presiden Macron