Tempe atau Tahu, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi?

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Selasa, 09/06/2026 11:55 WIB
Foto: Kolase tempe dan tahu. (Dok. Pexels)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Tempe dan tahu sama-sama sumber protein nabati yang paling banyak dikonsumsi warga Indonesia. Selain sebagai lauk, tempe dan tahu juga lezat dikonsumsi sebagai camilan. Namun, kandungan nutrisinya tergantung cara pengolahan dan memasaknya. 

Berikut persamaan dan perbandingan nutrisi tempe vs tahu. 

Mengurangi risiko kanker

Tempe dan tahu keduanya kaya akan fitoestrogen yang dikenal sebagai isoflavon.

Isoflavon adalah senyawa tumbuhan yang meniru struktur kimia dan efek estrogen, hormon yang mendorong perkembangan seksual dan reproduksi.

Banyak manfaat kesehatan dari tahu dan tempe, termasuk mengurangi risiko kanker tertentu dan meningkatkan kesehatan jantung, yang disebabkan oleh kandungan isoflavonnya.



Mengurangi risiko sakit jantung

Penelitian mengaitkan peningkatan asupan kedelai, seperti tempe dan tahu, berkontribusi terhadap penurunan risiko penyakit jantung karena efeknya terhadap kolesterol dan trigliserida.

Secara spesifik, sebuah studi pada tikus menemukan bahwa tempe yang diperkaya nutrisi menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol.

Tahu juga tampaknya memiliki efek yang sama. Sebuah studi pada 45 pria mencatat bahwa kadar kolesterol total dan trigliserida secara signifikan lebih rendah pada diet kaya tahu dibandingkan dengan diet kaya daging tanpa lemak.

Perbedaan gizi tempe dan tahu

Salah satu perbedaan mencolok antara tahu dan tempe adalah tempe mengandung prebiotik yang bagus untuk tubuh.

Prebiotik adalah serat alami yang tidak dapat dicerna yang mendorong pertumbuhan bakteri sehat di saluran pencernaan Anda. Prebiotik berkaitan dengan pergerakan usus yang teratur, pengurangan peradangan, penurunan kadar kolesterol, dan bahkan peningkatan daya ingat.

Tempe sangat kaya akan prebiotik bermanfaat ini karena kandungan seratnya yang tinggi.

Secara khusus, sebuah studi tabung reaksi menemukan bahwa tempe merangsang pertumbuhan Bifidobacterium, sejenis bakteri usus yang bermanfaat.

Cara terbaik mengonsumsi tahu dan tempe

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal, hindari menggoreng tahu atau tempe. Ada banyak cara mengolah tempe dan tahu yang lebih sehat, seperti dipanggang, ditumis, bahkan dibacem.


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Juarai Liga Champions, PSG Rayakan Kemenangan bersama Presiden Macron