Cukup 5 Menit, Olahraga Ini Bikin Warga Jepang Berumur Panjang

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
08 June 2026 18:00
TO GO WITH AFP STORY BY ALASTAIR HIMMER
In this picture taken on June 22, 2015, an elderly women troupe of singers and dancers from Kohama Island in Okinawa wearing traditional local costumes perform at a herb garden on Kohama Island, Okinawa Prefec
Foto: AFP via Getty Images/TORU YAMANAKA

Jakarta, CNBC Indonesia - Di Jepang, rata-rata orang dapat hidup hingga 83,89 tahun. Angka harapan hidup tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. 

Bahkan, banyak juga warga Jepang yang berumur panjang hingga 100 tahun bahkan lebih, khususnya di Pulau Okinawa. Kontras jika dibandingkan dengan Indonesia yang rata-rata penduduknya hanya berumur sampai 69,19 tahun.

Lalu apa rahasianya? Selain pola makan, rahasia umur panjang warga Jepang adalah rutin melakukan senam Radio Taisō. Hal tersebut diungkap penulis Héctor García dan Francesc Miralles dalam buku IKIGAI: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Orang Jepang. Dalam buku tersebut, keduanya telah meneliti lebih dari 100 orang tertua di Okinawa, Jepang, yang menjadi zona biru centenarian (orang berumur 100 tahun) tertinggi di dunia.

García dan Miralles menyebut pola makan, hubungan sosial yang sehat, dan sikap positif adalah semua faktor yang berkontribusi terhadap umur panjang. Meski demikian, untuk hidup panjang dan bahagia tidak lengkap tanpa aktivitas fisik.

Keduanya menemukan bahwa banyak dari warga lansia di Jepang yang terlihat bugar karena melakukan aktivitas ringan hingga berat.

"Anda tidak perlu pergi ke gym selama satu jam setiap hari atau lari maraton. Seperti yang ditunjukkan oleh para centenarian Jepang kepada kita, yang Anda butuhkan hanyalah aktif bergerak setiap hari," tulis García dan Miralles.

Dalam bukunya, mereka menyebut ada latihan fisik selama 5 menit yang dilakukan penduduk Okinawa, latihan itu disebut Radio taisō.

"Bahkan penghuni panti jompo yang kami kunjungi mendedikasikan setidaknya lima menit setiap hari untuk itu, meskipun beberapa melakukan latihan dari kursi roda mereka," tulis para penulis.

Hampir semua orang yang diwawancarai García dan Miralles mengatakan bahwa mereka berlatih Radio Taisō, atau serupa seperti senam pemanasan yang telah populer di Jepang selama beberapa dekade. Disebut Radio Taisō karena instruksi untuk gerakan tersebut pertama kali disiarkan di radio pada tahun 1929.

Hingga saat ini ini, radio taiso masih mengudara setiap hari pada pukul 6:30 pagi di salah satu stasiun radio tertua di Jepang, NHK Radio 1, menurut sebuah situs yang didedikasikan untuk latihan tersebut.

Gerakannya berintensitas rendah, bisa menjadi cara yang bagus untuk memulai hari Anda dan hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit untuk melakukannya.

Tujuan utama dalam radio taiso adalah untuk mempromosikan semangat persatuan di antara para peserta. Latihan biasanya dilakukan berkelompok, termasuk di sekolah sebelum belajar dan di kantor atau toko sebelum bekerja.

"Salah satu latihan radio taiso yang paling ikonik terdiri dari mengangkat tangan ke atas kepala dan kemudian menurunkannya dengan gerakan melingkar," tulis penulis.

Yoga dan tai chi juga merupakan olahraga umum di kalangan lansia di Jepang. Tetapi jika Anda tidak menyukai salah satu dari latihan fisik ini, silakan pilih aktivitas fisik lain yang membuat Anda bergerak.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Warga Singapura Paling Panjang Umur, Ternyata Ini Rahasianya


Most Popular
Features