Ramin Rezaeian, pemain timnas Iran mencium Al-Quran saat mereka berangkat dari Turki ke Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 di Bandara Antalya, Antalya, Turki, Sabtu (6//62026). (REUTERS/Kaan Soyturk)
Satu per satu pemain hingga staf mencium dan berjalan di bawah Alquran sebagai bentuk rasa syukur, doa, dan berserah diri sebelum berjuang di lapangan hijau. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)
Iran berangkat ke Amerika Serikat untuk menjalani pertandingan Grup G di Piala Dunia. Mereka satu grup dengan Selandia Baru, Belgia dan Mesir. Penampilan Iran di Piala Dunia ini dilakoni di tengah konflik dengan Amerika Serikat sebagai tuan rumah. (REUTERS/Kaan Soyturk)
Iran menjadikan Meksiko sebagai markas mereka selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Padahal, Iran selalu memainkan tiga laga di fase grup di Amerika Serikat. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)
Sebelumnya Iran sudah disebut dilarang untuk berlama-lama di Amerika Serikat (AS) dan hanya bisa datang saat hari pertandingan. Karena itulah, mereka akan tetap mendirikan markas di Meksiko. (REUTERS/Kaan Soyturk)
Keberangkatan timnas Iran juga sempat diwarnai polemik visa AS yang terlambat dan penolakan visa untuk 15 staf serta ofisial inti, termasuk Ketua Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj. (REUTERS/Kaan Soyturk)