Jauh Kalahkan Indonesia, Malaysia Jadi Raja Pariwisata di ASEAN
Jakarta, CNBC Indonesia - Selama bertahun-tahun, Thailand menjadi raja di Asia Tenggara dalam hal pariwisata dan kunjungan turis mancanegara. Namun, predikat tersebut kini berhasil direbut Malaysia.
Mengutip laporan The Star, Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi mengumumkan bahwa Malaysia dikunjungi 42,2 juta turis sepanjang 2025, meningkat 11,2% dari 38 juta yang tercatat pada 2024. Sementara itu, Thailand berada di posisi kedua dengan 32,97 juta kunjungan wisatawan asing pada 2025, menurun 7,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Indonesia sendiri jauh tertinggal dengan total kedatangan wisatawan asing hanya 15,39 juta kunjungan sepanjang periode 2025.
Rahasia Malaysia jadi raja pariwisata ASEAN
Terdepaknya Thailand dari posisi puncak dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari insiden penculikan seorang aktor China di dekat perbatasan, gempa bumi dahsyat di negara tetangga Myanmar, banjir parah di selatan, dan krisis politik yang menyebabkan jatuhnya pemerintah.
Sebaliknya, Malaysia diuntungkan oleh peningkatan kedatangan wisatawan China, konektivitas penerbangan yang lebih baik, serta peran pemerintah yang menggelontorkan lebih dari RM700 juta (sekitar Rp3 triliun) untuk promosi pariwisata.
Organisasi Pariwisata Dunia PBB menyebut dalam laporannya bahwa Malaysia mencatatkan pertumbuhan 9% dalam kunjungan wisatawan internasional pada paruh pertama 2025, melampaui rata-rata global sebesar 5% dan rata-rata regional Asia-Pasifik sebesar 6%.
Singapura tetap menjadi pasar terbesar Malaysia, menyumbang 8,34 juta pengunjung hanya dalam lima bulan pertama tahun 2025, peningkatan 26,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
(hsy/hsy) Add
source on Google