Pemain Arsenal Declan Rice terlihat menatap tribun penonton usai pertandingan melawan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions UEFA di Estadio Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Duel tersebut berakhir imbang 1-1. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Viktor Gyokeres merayakan gol pembuka Arsenal. Tim tamu lebih dulu unggul pada babak pertama lewat eksekusi penaltinya menjelang turun minum, setelah pelanggaran di kotak terlarang, yang membawa keunggulan 1-0. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Arsenal sempat mengancam lewat kombinasi Noni Madueke dan Piero Hincapie, meski peluang yang tercipta belum menemui sasaran. Di sisi lain, Atletico juga memberikan tekanan melalui tembakan keras Julian Alvarez yang masih mampu diamankan kiper Arsenal. (REUTERS/Isabel Infantes)
Memasuki babak kedua, Atletico meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Wasit Danny Makkelie menunjuk titik putih usai tinjauan VAR terkait handball pemain Arsenal.(REUTERS/Violeta Santos Moura)
Alvarez yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan kiper dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Setelah gol penyeimbang, Atletico nyaris berbalik unggul. Antoine Griezmann hampir mencetak gol, namun bola masih membentur mistar. Peluang lain dari Ademola Lookman juga berhasil digagalkan kiper lawan. (REUTERS/Isabel Infantes)
Hingga peluit panjang berbunyi, kedua tim saling bertukar serangan, tetapi tidak ada tambahan gol tercipta. Hasil ini membuat peluang kedua tim tetap terbuka menjelang leg kedua. (REUTERS/Isabel Infantes)
Pertandingan penentuan akan digelar di Emirates Stadium pada Rabu (6/5/2026) dini hari WIB, saat Arsenal gantian menjamu Atletico untuk memperebutkan tiket ke final. (REUTERS/Isabel Infantes)