Heboh Jerman Punya Program Kotak Bayi Anonim, Namanya Babyklappe
Jakarta, CNBC Indonesia - Jerman memiliki mekanisme unik bagi orang tua yang tidak mampu merawat bayinya, yakni melalui fasilitas bernama Babyklappe. Program ini memungkinkan bayi diserahkan secara anonim tanpa harus menghadapi tekanan sosial, stigma, hingga risiko hukum.
Babyklappe merupakan kotak khusus yang disediakan oleh lembaga sosial atau fasilitas tertentu. Di dalamnya terdapat tempat aman berupa keranjang berlapis bantal, sehingga bayi dapat diletakkan dengan aman oleh orang tua yang menyerahkan.
Program ini telah ada sejak tahun 2000 dan kini jumlahnya mencapai sekitar 100 titik yang tersebar di berbagai wilayah Jerman. Melansir DW, ada ssalah satu fasilitas Babyklappe berada di Kota Singen dan dikelola oleh organisasi sosial Widmann hilft Kindern in der Region e.V.. Ketua lembaga tersebut, Hans Teschner bersama Rudolf Babeck, menunjukkan langsung cara kerja kotak tersebut.
"Setelah bayi diletakkan, pintu ditutup kembali dan sistem akan otomatis mengunci sehingga tidak bisa dibuka dari luar," ujar Hans.
Setelah bayi dimasukkan, sistem akan memberi sinyal kepada petugas. Bayi kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya.
Selanjutnya, kasus tersebut dilaporkan ke dinas kesejahteraan anak yang akan menangani proses lebih lanjut, termasuk kemungkinan adopsi. Di Singen sendiri, tercatat sudah sembilan bayi yang diselamatkan melalui fasilitas ini.
Keberadaan Babyklappe kerap dipandang sebagai solusi darurat bagi ibu yang berada dalam kondisi krisis. Namun, di sisi lain, program ini juga memicu perdebatan terkait aspek etika dan hak anak untuk mengetahui identitas orang tuanya.
Sebagai catatan, praktik serupa juga ditemukan di sejumlah negara lain di Eropa dengan tujuan utama mencegah penelantaran bayi dan risiko kematian akibat kondisi yang tidak aman. (miq/miq) Add
source on Google [Gambas:Video CNBC]