Gorengan dan Makanan Manis Dilarang Jadi Menu 'MBG' di Sekolah
Jakarta, CNBCÂ Indonesia - Makanan yang digoreng serta tinggi gula dilarang jadi menu di sekolah di Inggris. Pemerintah setempat mengatakan pembatasan ini sebagai bagian dari upaya "merombak total" kualitas makan siang siswa.
Sebagai gantinya, buah akan menjadi camilan bagi siswa sekolah. Selain itu, sekolah tidak lagi diperbolehkan menyajikan makanan cepat saji seperti sosis dan pizza setiap hari.
Mengutip laporan BBC, asosiasi pimpinan sekolah, The Association of School and College Leaders, menyatakan dukungannya terhadap peningkatan kualitas makanan di sekolah. Namun, mereka menekankan bahwa tambahan anggaran menjadi hal yang krusial agar kebijakan ini bisa dijalankan dengan optimal.
Kementerian Pendidikan Inggris menyebut perubahan ini berpotensi memberikan jutaan anak akses pada makanan yang lebih sehat dan bergizi setiap harinya. Menteri Pendidikan Bridget Phillipson bahkan menyebutnya sebagai "perombakan paling ambisius dalam satu generasi".
"Setiap anak berhak mendapatkan makanan yang lezat dan bergizi di sekolah, yang dapat memberi energi untuk fokus, belajar, dan berkembang," ujarnya.
Saat ini, lebih dari satu dari tiga anak lulus sekolah dasar dengan berat badan berlebih atau obesitas, sementara kerusakan gigi akibat makanan tinggi gula merupakan penyebab utama rawat inap di rumah sakit untuk anak-anak berusia antara lima dan sembilan tahun, menurut Kementerian Pendidikan Inggris.
Berdasarkan peraturan baru, makanan penutup dengan tambahan gula akan dibatasi menjadi sekali seminggu. Sementara buah, sayuran, dan biji-bijian utuh akan diperbanyak sebagai menu makan siang sekolah.
(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]